1TULAH.COM – Nama Pep Guardiola mencuat sebagai kandidat pelatih timnas Italia setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Wacana ini sekaligus membuka peluang perubahan tradisi yang selama ini mengutamakan pelatih lokal.
Kegagalan Italia kali ini terasa pahit setelah tersingkir oleh Bosnia dan Herzegovina di babak playoff. Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Gli Azzurri yang absen di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Pelatih saat ini, Gennaro Gattuso, disebut berada di ujung masa jabatannya setelah gagal memenuhi target. Federasi sepak bola Italia pun mulai mempertimbangkan sejumlah nama sebagai pengganti.
Beberapa kandidat yang muncul di antaranya Antonio Conte, Massimiliano Allegri, hingga Roberto Mancini yang pernah membawa Italia juara Euro 2020.
Namun kemunculan Guardiola menjadi sorotan karena ia bukan warga Italia. Jika terpilih, hal ini akan menjadi pengecualian langka dalam sejarah timnas, yang sebelumnya hampir selalu dilatih pelatih lokal.
Meski begitu, Guardiola dinilai punya kedekatan dengan sepak bola Italia setelah pernah bermain di Serie A bersama Brescia dan AS Roma. Ia juga dikenal fasih berbahasa Italia dan memiliki pengalaman melatih di level tertinggi.
Tren pelatih asing di tim nasional memang mulai berkembang, seperti Brasil yang dilatih Carlo Ancelotti dan Inggris oleh Thomas Tuchel. Kini, Italia dihadapkan pada pilihan besar antara mempertahankan tradisi atau mengikuti arus global.
Penulis : Dedy Hermawan

![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)





















