KNKT Ungkap Penyebab Awal Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Maros

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat ATR 42-500 jatuh di Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan. Freepik.com

Ilustrasi pesawat ATR 42-500 jatuh di Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan. Freepik.com

1TULAH.COM – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026) siang.

Sekitar pukul 13.17 WITA, titik pesawat menghilang dari radar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, dan komunikasi dengan menara pengawas terputus total.

Basarnas segera menetapkan status Distress Phase (DETRESFA) dan mengerahkan operasi pencarian besar-besaran.

Keesokan harinya, tim SAR menemukan serpihan pesawat di lereng Gunung Bulusaraung. Pesawat tersebut membawa 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga :  Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyimpulkan bahwa kecelakaan ini tergolong Controlled Flight Into Terrain (CFIT).

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan, CFIT terjadi ketika pesawat dalam kondisi teknis normal dan masih dapat dikendalikan pilot, namun justru menabrak permukaan bumi.

Proses evakuasi korban berlangsung sulit akibat medan ekstrem Bulusaraung. Kepala Basarnas RI Muh Syafii menyebut korban ditemukan di jurang dengan kedalaman hingga 500 meter.

Baca Juga :  Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Lereng curam, hujan lebat, dan kabut tebal kerap menghambat proses pencarian, sementara tim DVI Polda Sulsel melakukan identifikasi korban secara paralel.

Kementerian Perhubungan memastikan pesawat PK-THT dalam kondisi laik terbang dan seluruh awak dinyatakan sehat sebelum penerbangan.

Dengan tidak ditemukannya indikasi kerusakan teknis, penyelidikan kini bergantung pada data kotak hitam untuk mengungkap faktor cuaca, navigasi, atau kemungkinan kesalahan manusia dalam tragedi tersebut.

Penulis : Nova Elisa Putri

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Berita Terbaru

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB