Pemecatan Patrick Kluivert disebut sebagai Pelatih adalah Sesuatu yang Logis

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patrick Kluivert saat menjadi pelatih klub Turki, Adama Demirspor. (sumber: suara.com)

Patrick Kluivert saat menjadi pelatih klub Turki, Adama Demirspor. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Pengamat sepak bola Indonesia, Mohammad Kusnaeni, menilai bahwa keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memecat Patrick Kluivert dari posisi pelatih Timnas Indonesia merupakan hal yang wajar dan sesuai dengan dinamika dunia sepak bola.

Ia menyebut bahwa pelatih yang gagal mencapai target sudah seharusnya menyadari kekurangannya dan memberikan kesempatan bagi sosok lain yang mungkin lebih tepat untuk membawa tim ke arah yang lebih baik.

Pemecatan ini dilakukan setelah Kluivert dan jajaran pelatih asal Belanda gagal membawa tim Garuda lolos ke ajang Piala Dunia 2026.

Kluivert sendiri mengakui bahwa ia datang ke Indonesia pada waktu yang kurang ideal. Ia menghadapi situasi sulit ketika timnas tengah berada pada tahap penting menuju Piala Dunia, sementara dirinya belum memiliki pengalaman cukup dalam menangani situasi genting semacam itu.

Baca Juga :  Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Selain itu, tekanan publik Indonesia juga sangat besar, terlebih karena ia menggantikan pelatih sebelumnya yang dinilai berhasil dan memiliki hubungan baik dengan para penggemar.

Sayangnya, ekspektasi besar tersebut tidak mampu dipenuhi, karena di bawah arahannya timnas hanya meraih dua kemenangan dari enam pertandingan resmi.

Menurut Kusnaeni, secara taktik dan performa, Kluivert juga belum mampu menghadirkan peningkatan berarti bagi timnas.

Permainan Indonesia masih berkutat pada masalah klasik seperti ketajaman serangan yang minim, kreativitas yang kurang, serta kesalahan individu yang sering terjadi.

Baca Juga :  Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Eksperimen taktik yang dilakukan Kluivert, termasuk perubahan formasi dan susunan pemain, justru tidak membuahkan hasil positif.

Ia juga dinilai kurang memahami karakter sepak bola Indonesia karena jarang berada di tanah air. Hal itu membuat banyak keputusannya tidak tepat dan berujung pada hasil buruk.

Karena itu, Kusnaeni menilai pemecatan ini merupakan langkah yang tak mengejutkan sekaligus menjadi pelajaran penting bagi PSSI agar lebih berhati-hati dalam memilih pelatih di masa mendatang dan mendengarkan suara publik secara lebih luas.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Vitinha Berharap Konflik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Segera Berakhir
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK
Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi
Polda Jabar Siapkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Bulutangkis Indonesia Pastikan Medali Asian Games 2026 Usai Singkirkan Taiwan 3-1
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:33 WIB

Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Vitinha Berharap Konflik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Segera Berakhir

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK

Rabu, 30 September 2026 - 12:30 WIB

Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi

Kamis, 24 September 2026 - 20:19 WIB

Polda Jabar Siapkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Bulutangkis Indonesia Pastikan Medali Asian Games 2026 Usai Singkirkan Taiwan 3-1

Berita Terbaru