Program Makan Bergizi Gratis: Mulai Hari Ini Dilaksanakan di 26 Provinsi, Kalteng Belum?

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/12/2024). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/12/2024). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

1TULAH.COM-Pemerintah melalui Kementerian terkait resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 6 Januari 2025. Program yang dinantikan ini akan dimulai di 190 titik yang tersebar di 26 provinsi di seluruh Indonesia.

Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia, Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa dimulainya program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.

“Kita bersyukur, tidak menunggu 100 hari atau tepat hari ke-78 Bapak Prabowo menjadi Presiden, program MBG dimulai. Ini merupakan tonggak bersejarah untuk bangsa Indonesia, untuk pertama kalinya Indonesia melaksanakan program pemenuhan gizi berskala nasional untuk balita, anak-anak sekolah, santri ibu hamil, dan menyusui,” kata Hasan dalam keterangannya, pada Minggu (5/1/2025).

Informasi dari Badan Gizi Nasional (BGN), tercatat 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang siap beroperasi. Dari 26 yang mulai melaksanakan program ini, tidak termasuk di dalamnya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dapur-dapur itu tersebar di 26 provinsi, mulai dari Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, D.K.I. Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara,Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat dan Papua Selatan.

Baca Juga :  QuickWin Casino: O Playground Definitivo para Vitórias Rápidas e Jogo de Alta Energia

Pemerintah menempatkan kesiapan Dapur MBG sebagai prioritas utama agar layanan dapat berjalan maksimal. Pada tahap awal, 190 Dapur MBG mulai beroperasi pada Senin (6/1/2025) dan jumlah tersebut akan terus meningkat setiap harinya.

Diharapkan target 937 Dapur MBG dapat tercapai pada akhir Januari 2025 dengan pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing daerah.

Program ini dirancang untuk memberikan asupan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari prasekolah, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah, baik umum, kejuruan, maupun keagamaan.

Momentum Dimulai Belajar Mengajar

Menariknya, dimulainya program MBG juga bertepatan dengan hari pertama kegiatan belajar mengajar semester kedua tahun ajaran 2024/2025 di sebagian besar sekolah. Hal ini diharapkan dapat memberikan dukungan gizi yang optimal bagi siswa sehingga mereka dapat belajar dengan lebih fokus dan menyerap materi pelajaran dengan baik.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Otda dan Hardiknas, Ini Pesan Wabup Rahmanto Muhidin

Tujuan Program MBG

Program MBG memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:

  • Meningkatkan gizi anak: Program ini bertujuan untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan status gizi anak-anak Indonesia.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh: Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan daya tahan tubuh anak-anak akan meningkat sehingga mereka lebih tahan terhadap penyakit.
  • Meningkatkan kualitas pendidikan: Anak-anak yang bergizi baik cenderung memiliki konsentrasi dan daya ingat yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar mereka.

Sasaran Program MBG

Program MBG menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk:

  • Balita: Anak-anak usia di bawah 5 tahun.
  • Santri: Peserta didik di pondok pesantren.
  • Siswa PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Implementasi Program

Pelaksanaan program MBG akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, 190 dapur MBG mulai beroperasi pada Senin ini, dan jumlah tersebut akan terus meningkat setiap harinya. Diharapkan target 937 dapur MBG dapat tercapai pada akhir Januari 2025, dengan pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing daerah. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

MegaPari: Ostateczne miejsce na szybkie gry dla krótkich, intensywnych sesji
Fezbet Online Casino – Quick‑Hit Slots, Rapid Roulette & Mobile Power Plays
Выбор лучшего онлайн казино: Полезные рекомендации
Polres Jayapura Amankan 14 Orang Terkait Kericuhan Stadion Lukas Enembe
Slottio: The Mobile‑First Slot Experience för Snabba Vinster
Kakadu Casino: Schnelle Mobile Gewinne unterwegs
Spirit Casino: Quick‑Hit Thrills for the Modern Mobile Player
Prabowo Dukung Perdamaian Thailand dan Kamboja di Forum KTT ASEAN
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:25 WIB

MegaPari: Ostateczne miejsce na szybkie gry dla krótkich, intensywnych sesji

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:13 WIB

Fezbet Online Casino – Quick‑Hit Slots, Rapid Roulette & Mobile Power Plays

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:22 WIB

Выбор лучшего онлайн казино: Полезные рекомендации

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:50 WIB

Polres Jayapura Amankan 14 Orang Terkait Kericuhan Stadion Lukas Enembe

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:34 WIB

Kakadu Casino: Schnelle Mobile Gewinne unterwegs

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:08 WIB

Spirit Casino: Quick‑Hit Thrills for the Modern Mobile Player

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:16 WIB

Prabowo Dukung Perdamaian Thailand dan Kamboja di Forum KTT ASEAN

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:14 WIB

KPK sebut ASN Bea Cukai yang Kabur dari Wartawan Terima Uang Korupsi

Berita Terbaru