Selama 2024 Tren Kekerasan di Sekolah Naik 2 Kali Lipat: Setiap Hari Ada Kasus Baru

- Jurnalis

Jumat, 27 Desember 2024 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kekerasan anak (sumber: suara.com)

Ilustrasi kekerasan anak (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Tren kekerasan di dunia pendidikan ditemukan terus mengalami kenaikan selama lima tahun terakhir. Catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat jika angka kekerasan di sekolah sejak 2020 hingga 2024 alami kenaikan secara signifikan.

Pada 2020 terdapat 91 kasus kekerasan. Lalu naik menjadi 142 kasus di 2021, pada 2022 ditemukan 194 kasus, dan terus naik menjadi 285 kasus pada 2023.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matarji mengatakan, tren kekerasan di sekolah kemudian naik dua kali lipat di tahun 2024 menjadi 573 kasus.

“Bila satu tahun terdapat 366 hari, sedangkan jumlah kasus kekerasan mencapai 573, maka bisa dikatakan bahwa setiap hari minimal ditemukan satu kasus kekerasan di lembaga pendidikan,” kata Ubaid saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/12/2024).

Baca Juga :  30 Tahun Sheila on 7: Rahasia di Balik Loyalitas Tanpa Batas untuk Sheilagank

Temuan kasus-kasus tersebut berdasarkan pantauan JPPI dari laporan di media massa serta laporan yang mereka terima langsung dari masyarakat lewat pengaduan di media sosial juga website.

Dilihat dari sebaran daerahnya, Ubaid menyebut lima besar kasus kekerasan terjadi di Pulau Jawa. Di antaranya, Jawa Timur (81 kasus), Jawa Barat (56 kasus), Jawa Tengah (45 kasus), Banten (32 kasus), dan Jakarta (30 kasus).

Tak hanya sekolah, kasus kekerasan juga banyak ditemukan di madrasah dan pesantren. Walau memang didominasi terjadi di sekolah.

Baca Juga :  Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara "Halus" Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi

“Angkanya, 60 persen terjadi di lingkungan sekolah, 16 persen madrasah, dan 20 persen pesantren. Padahal mestinya, sekolah berasrama, seperti pesantren, harusnya pengawasan 24 jam. Namun nyatanya lebih rawan,” ujar Ubaid.

Tempat kejadian perkara kasus kekerasan juga dapat terjadi di mana-mana, baik di dalam sekolah maupun luar sekolah. Ubaid menambahkan, tempat yang paling rawan terjadi kekerasan justru di dalam sekolah. Jumlahnya mencapai 58 persen. Sedangkan kejadian di luar sekolah terdapat 27 persen.

Lalu, kekerasan di dalam sekolah berasrama dan pesantren terdapat 15 persen.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Casino ohne Lugas bringt frischen Wind in transparente Spielwelten
Скачать Мелбет: обзор международной букмекерской конторы Melbet
IGD RSUD dr Doris Sylvanus Membludak, DPRD Kalteng Soroti Profesionalisme Tenaga Medis
Kritik Keras Komisi I DPR Soal Pembubaran Film Pesta Babi: Itu Hak Konstitusional Warga!
Polri Titipkan 320 WNA Tersangka Judi Online Internasional Hayam Wuruk ke Imigrasi
Playing Smart with a $20 Voucher Unlocks New Paths in No Deposit Bonuses
PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair
Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:46 WIB

Casino ohne Lugas bringt frischen Wind in transparente Spielwelten

Senin, 11 Mei 2026 - 16:41 WIB

Скачать Мелбет: обзор международной букмекерской конторы Melbet

Senin, 11 Mei 2026 - 16:04 WIB

IGD RSUD dr Doris Sylvanus Membludak, DPRD Kalteng Soroti Profesionalisme Tenaga Medis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:51 WIB

Kritik Keras Komisi I DPR Soal Pembubaran Film Pesta Babi: Itu Hak Konstitusional Warga!

Senin, 11 Mei 2026 - 11:17 WIB

Polri Titipkan 320 WNA Tersangka Judi Online Internasional Hayam Wuruk ke Imigrasi

Senin, 11 Mei 2026 - 10:03 WIB

Playing Smart with a $20 Voucher Unlocks New Paths in No Deposit Bonuses

Senin, 11 Mei 2026 - 09:18 WIB

PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session

Berita Terbaru