Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kota Palangka Raya bekerja sama dengan Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Bukit Hindu menggelar kegiatan bakti pengabdian masyarakat di Posyandu Harapan Bunda, Jalan Mendawai VII, Kota Palangka Raya, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat tentang kesehatan, khususnya melalui sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat), edukasi penggunaan antibiotik yang tepat, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.
Ketua Panitia Pelaksana, Aline, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antara organisasi profesi apoteker dan fasilitas layanan kesehatan pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Ini adalah wujud kepedulian kami sebagai tenaga kesehatan. Masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan pemeriksaan, tetapi juga pengetahuan mengenai penggunaan obat yang benar, aman, dan rasional,” ungkap Aline.
Ia menambahkan bahwa edukasi tentang antibiotik sangat penting untuk mencegah terjadinya resistensi antimikroba yang semakin menjadi perhatian global. Melalui program Gema Cermat, masyarakat diberikan pemahaman tentang cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, hingga membuang obat secara benar.
Dalam kegiatan tersebut, warga juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan asam urat, konsultasi kesehatan, konsultasi penggunaan obat, serta pembagian vitamin dan obat-obatan.
Aline turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dan UPTD Puskesmas Bukit Hindu atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dan berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Salah satu warga Jalan Mendawai, Fatma, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis sekaligus edukasi penggunaan obat.
“Saya senang sekali bisa cek kesehatan tanpa biaya dan mendapat vitamin. Sekarang kami juga tahu kalau antibiotik tidak boleh diminum sembarangan dan harus dihabiskan. Informasinya sangat berguna, terutama bagi ibu-ibu,” katanya.
Fatma berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan dan mendapatkan edukasi yang bermanfaat.(*)
Penulis: Hewu
Sumber Berita : https://infopublik.id/mediacenter/2622























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

