Legislator Kalteng Ampera Y. Mebas Serap Aspirasi Mendesak di Barito Timur: Dari Mesin Komben hingga Listrik Stabil

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A.Y. Mebas.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A.Y. Mebas.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera Y. Mebas, menyelesaikan masa resesnya di Kabupaten Barito Timur, menghimpun berbagai kebutuhan mendesak masyarakat.

Permintaan alat pertanian modern dan keluhan pasokan listrik menjadi sorotan utama, selain permohonan fasilitas ibadah.

Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Fraksi PDI-P, Ampera Y. Mebas, telah menampung sejumlah aspirasi penting dari masyarakat saat melaksanakan reses di wilayah Kabupaten Barito Timur. Aspirasi ini mencerminkan kebutuhan fundamental masyarakat lokal, baik di sektor pertanian, infrastruktur, maupun sosial keagamaan.

Kebutuhan Mendesak Sektor Pertanian: Permintaan Mesin Komben

Salah satu kebutuhan yang disuarakan secara mendesak datang dari warga Kecamatan Awang. Para petani di wilayah tersebut sangat berharap adanya bantuan mesin komben (kombinasi) untuk membantu proses pengolahan padi.

Ampera menjelaskan bahwa alat ini krusial bagi peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja petani. Pengadaan mesin komben diharapkan dapat mempercepat panen dan mengurangi kerugian pasca-panen, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Permasalahan Listrik Belum Berakhir di Barito Timur

Selain alat pertanian, legislator PDI-P ini menyoroti keluhan krusial yang disampaikan warga terkait kondisi listrik di daerah tersebut.

Ampera Y. Mebas menekankan bahwa persoalan kelistrikan masih menjadi hambatan utama yang signifikan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari masyarakat. Pasokan yang tidak stabil dan jaringan yang kurang memadai mengganggu berbagai aspek kehidupan, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga usaha kecil.

“Permasalahan listrik ini harus segera dicarikan solusi,” tegas Ampera, Selasa (9/12). “Warga berharap pemerintah daerah dapat segera memperbaiki jaringan dan memastikan pasokan listrik stabil.”

Baca Juga : Fraksi Golkar DPRD Kalteng Soroti Kinerja BUMD dan Serapan Anggaran

Dukungan Fasilitas Ibadah: Gereja GKE Balawa

Selain infrastruktur dasar, aspirasi lain datang dari ranah sosial keagamaan. Warga Desa Balawa, Kecamatan Paju Epat, menyampaikan permohonan bantuan dana untuk peningkatan fasilitas Gereja GKE Balawa.

Permohonan tersebut meliputi penambahan kursi, pengadaan proyektor, serta layar proyektor. Fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ibadah, pembinaan jemaat, dan aktivitas positif lainnya di lingkungan gereja.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film "Pesta Babi" Dandhy Laksono

Ampera Y. Mebas menanggapi permohonan ini dengan positif. Ia menekankan bahwa peningkatan sarana ibadah juga merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam mendukung kehidupan sosial masyarakat.

“Kami menerima permohonan itu dan akan mengupayakan agar dapat dipertimbangkan,” ujarnya. “Fasilitas gereja yang memadai akan membantu meningkatkan kenyamanan jemaat dalam beribadah.”

Komitmen Wakil Rakyat: Memperjuangkan Aspirasi Hingga Tuntas

Sebagai wakil rakyat, Ampera memastikan bahwa seluruh usulan yang dihimpun dari masyarakat Kabupaten Barito Timur selama masa reses akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan di tingkat DPRD bersama pemerintah daerah.

Aspirasi ini menjadi fokus Komisi II DPRD Kalteng untuk memastikan bahwa alokasi anggaran dan kebijakan pembangunan daerah benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari dukungan pertanian, perbaikan infrastruktur listrik, hingga peningkatan fasilitas sosial keagamaan. (Ingkit)

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Berita Terbaru