1TULAH.COM, DPRD BARUT – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Komisi I Fraksi PDI-P, Naruk Saritani, menyarankan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menindaklanjuti program pengurangan emisi sehingga hasil inventarisasi emisi gas rumah kaca (GRK) 2025 bisa benar-benar dirasakan.
“Saya berharap laporan dari DLH tidak hanya sebatas dokumen, tetapi harus diimplementasikan melalui kerja sama lintas sektor,” ujar Naruk di Muara Teweh, Jumat (5/12/2025).
DPRD menghargai DLH Baroto Utara serta pihak akademisi karena telah menyusun laporan inventarisasi secara sistematis. dan komprehensif.
“Saya dukung langkah DLH Barito Utara yang telah melaksanakan inventarisasi GRK. Itu menjadi pijakan penting agar kebijakan lingkungan di daerah kita semakin terarah berdasarkan basis data,”sambung dia.
Ia menyatakan, pembangunan rendah karbon harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat dampak perubahan iklim semakin terasa, mulai dari cuaca ekstrem, banjir, hingga penurunan kualitas lingkungan.
Ia, menilai, berdasarkan data emisi yang jelas, pemerintah dapat menyusun strategi mitigasi yang lebih efektif baik di sektor energi, persampahan, maupun tata guna lahan.
“Hal ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dan memastikan pembangunan berkelanjutan berjalan sesuai pedoman ramah lingkungan,” lanjut dia.
Ia mengingatkan, pengendalian GRK bukan hanya tugas DLH, tetapi seluruh OPD dan juga masyarakat. Kolaborasi terus diperkuat agar Barito Utara dapat berkontribusi dalam upaya nasional menurunkan emisi.(*)
Penulis : Yehezkiel
Editor : Apri























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

