1TULAH.COM, Muara Teweh-Seorang penjahit baju bernama Siti Yunita Fitriani, menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan pajak, hingga menyebabkan rekeningnya terkuras sebesar Rp61.700.000. Korban menerima pesan dari seseorang yang mengaku petugas pajak yang menagih tunggakan SPT.
Peristiwa terjadi pada Kami 20 November 2025 sekira pukul 10.37 wib. Ketika korban mendapat telepon yang menyatakan ia memiliki tunggakan SPT tahunan yang belum di bayar sejak tahun 2020. dan wajib segera melakukan pembaruan data melalui tautan yang dikirimkan pelaku. Korban panik karena merasa belum pernah mengurus SPT secara lengkap, sehingga mengikuti instruksi tanpa curiga.
“Saat bertelponan itu saya di tuntun membuka link yang mereka kirim melalui WA. Saya juga diminta mencocokkan data yang tertera dalam aplikasi. Saya amati semua data diri saya benar hanya tanggal lahir yang berbeda,” ujar Siti Yunita Fitriani kepada media ini, Selasa 25 November 2025.
Lagi lanjut korban, setelah mengisi formulir digital yang berisi data pribadi dan informasi perbankan, seingat korban telponan antar pelaku dan korban berlangsung selama 40 menit. Ia masih belum curiga. Saat ada WA masuk dari pelanggan, ada transfer dana, ia melakukan pengecekan di mobile bankingnya.
“Saya kira gangguan apilikasi mobile banking, ternyata tidak. Dan kaget saat konfirmasi ke bank dana habis terkuras di dua rekening bank miliknya sebesar Rp61,7 juta. Saya sudah lapor polisi untuk mencari tahu hilangnya dana kami tersebut,” kata korban.
Sementara itu Kepala Cabang BRI Muara Teweh, Dwi Nur Cahyo saat dikonfirmasi, sangat menyesalkan kejadian yang menimpa korban.
“Dari kronologis yang disampaikan, korban diduga menjadi korban social engineering yang mengakibatkan kebocoran data pribadinya. Korban ditelpon seseorang tidak dikenal mengaku dari instansi tertentu dan korban dituntun untuk membuka link yang dikirimkan serta mengikuti langkah-langkah yang disuruh oleh pelaku,” kata Dwi Nur Cahyo.
BRI terus mengimbau kepada seluruh nasabah untuk lebih berhati-hati dan selalu menjaga kerahasiaan data pribadinya, tidak mengunduh aplikasi atau klik tautan yang mencurigakan, serta tidak membagikan informasi rahasia seperti PIN, password, OTP, maupun data lainnya kepada pihak manapun. Kita terus melakukan edukasi dari saat buka rekening, transaksi dan kesempatan lainnya termasuk sosialisasi ke media,” tutupnya.(*)
Penulis : Delia Anisya Fitri
Editor : Dadang Hardiwan

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)




![Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/kapolres-kapuas-225x129.jpg)

![Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/msci-225x129.jpg)






![Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/kapolres-kapuas-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

