Melawan Stigma dan Fakta Obesitas: Audy Item Berbagi Perjalanan dan Harapan Baru di Indonesia

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audy Item yang kembali memiliki tubuh langsing. [Instagram]

Audy Item yang kembali memiliki tubuh langsing. [Instagram]

1TULAH.COM-Bagi penyanyi kondang Audy Item, menjalani hidup sehat melampaui urusan menjaga penampilan fisik semata. Di balik senyum cerianya, Audy membuka kisah perjuangan panjangnya melawan obesitas, sebuah kondisi kronis yang kerap disalahpahami oleh masyarakat luas.

Istri dari aktor laga Iko Uwais itu mengakui, tantangan melawan obesitas bukanlah hal yang mudah, terutama karena adanya stigma sosial yang terus membayangi.

“Hidup dengan obesitas tidak mudah. Orang sering berpikir itu sekadar mengurangi makan atau berolahraga lebih banyak, padahal kenyataannya jauh lebih kompleks,” ujar Audy. “Saya ingin orang lain tahu bahwa mereka tidak sendirian dan bahwa mencari bantuan adalah hal yang wajar,” tambahnya, memberikan dukungan emosional bagi jutaan orang dengan kondisi serupa.

Fakta Kritis Obesitas di Indonesia: Bukan Sekadar Gaya Hidup

Kisah yang dialami Audy Item adalah cerminan realitas yang dihadapi jutaan warga Indonesia. Data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan angka yang mengkhawatirkan: 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan obesitas, dan angka ini terus meningkat setiap tahunnya.

Para ahli menegaskan, obesitas bukan hanya masalah penampilan atau kurangnya kemauan untuk berolahraga. Obesitas adalah penyakit kronis multifaktorial yang kompleks, melibatkan interaksi rumit antara faktor genetik, biologis, lingkungan, dan sosial.

Baca Juga :  Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

PNPK Obesitas: Panduan Resmi Penanganan Komprehensif

Untuk mengatasi krisis kesehatan ini, penanganan obesitas idealnya dilakukan secara komprehensif dan multidisiplin, disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap individu. Pendekatan ini kini diperkuat dan distandardisasi melalui Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Obesitas, yang menjadi panduan resmi di Indonesia.

PNPK Obesitas menetapkan empat pilar utama dalam pengelolaan kondisi ini:

  1. Modifikasi Gaya Hidup: Perubahan pola makan dan aktivitas fisik yang berkelanjutan.
  2. Terapi Farmakologis: Penggunaan obat-obatan yang disetujui untuk membantu penurunan berat badan.
  3. Intervensi Bedah Bariatrik: Pilihan operasi untuk kasus obesitas yang parah.
  4. Dukungan Psikologis: Bantuan mental dan emosional untuk mengatasi masalah citra diri dan stigma.

Inovasi Medis: Harapan Baru Melalui Terapi GLP-1

Dalam beberapa tahun terakhir, inovasi medis telah membawa harapan baru. Salah satunya adalah terapi berbasis GLP-1. Studi menunjukkan bahwa terapi ini, bila dikombinasikan dengan pola hidup sehat, dapat membantu 1 dari 3 pasien menurunkan berat badan hingga 20% dan secara signifikan mengurangi risiko penyakit penyerta, seperti penyakit jantung sebesar 20%.

Manfaat dari terapi yang tepat ini meluas hingga meningkatkan kualitas hidup, terutama bagi pasien yang juga menderita riwayat gagal jantung atau osteoartritis lutut.

Baca Juga :  Target Produksi Batu Bara 2026 Turun 24%, Daerah Penghasil Terancam Krisis APBD: Waspada Barito Utara dan Murung Raya!

Mematahkan Stigma: Pentingnya Empati dan Diskusi Terbuka

Meski penanganan medis semakin maju, tantangan terbesar masih terletak pada stigma dan rasa bersalah yang dirasakan pasien. Studi global ACTION mengungkapkan bahwa sebagian besar penderita obesitas merasa bahwa masalah berat badan sepenuhnya adalah tanggung jawab pribadi mereka, menyebabkan rasa malu dan enggan mencari bantuan.

Di sisi lain, tenaga kesehatan sering kali ragu untuk membahas topik berat badan karena takut menyinggung atau menstigma. Padahal, diskusi terbuka, jujur, dan penuh empati antara pasien dan dokter adalah langkah awal yang krusial menuju pemulihan.

Kisah keberanian Audy Item dan pandangan para ahli menjadi bagian sentral dari kampanye “Harapan yang Meringankan”. Inisiatif nasional yang digagas oleh Novo Nordisk Indonesia ini bertujuan mematahkan mitos seputar obesitas dan menguatkan suara individu yang hidup dengan kondisi ini. Melalui platform NovoCare.id, masyarakat kini dapat dengan mudah mengakses informasi tepercaya dan dukungan medis yang esensial.

Pada akhirnya, perjuangan melawan obesitas adalah tentang memahami bahwa ini adalah penyakit yang memerlukan penanganan medis, bukan sekadar tentang penampilan. Ini adalah tentang mencari bantuan yang tepat dan menjalani hidup dengan harapan baru. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR
Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Berita Terbaru

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Nasional

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:57 WIB

Ilustrasi Polisi. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:49 WIB