Transaksi Rupiah-Yuan Melejit, Indonesia-China Beri Sinyal Hengkang dari Dolar AS

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Transaksi RI - China memakai Rupiah dan Yuan semakin intensif, dan menyingkirkan Dolar AS. [Suara.com]

Ilustrasi - Transaksi RI - China memakai Rupiah dan Yuan semakin intensif, dan menyingkirkan Dolar AS. [Suara.com]

1TULAH.COM-Ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan internasional perlahan mulai terkikis, setidaknya dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan China.

Bank Indonesia (BI) bersama bank sentral China (PBoC) terus menggenjot penggunaan mata uang lokal masing-masing, yakni Rupiah dan Yuan, dalam transaksi perdagangan dan investasi melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Lompatan Transaksi LCT yang Signifikan

Inisiatif LCT yang dirancang untuk menciptakan efisiensi, menekan biaya konversi, dan menjaga stabilitas keuangan ini menunjukkan lonjakan transaksi yang luar biasa. Para pelaku usaha kini semakin nyaman bertransaksi langsung menggunakan Rupiah atau Yuan tanpa harus melalui perantara dolar AS.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, memaparkan data terbaru yang menunjukkan antusiasme pasar terhadap skema LCT. Nilai transaksinya bahkan telah melampaui capaian tahun lalu dalam periode yang sama.

“Pada periode Januari–Juli 2025, nilai transaksi LCT Indonesia–Tiongkok telah mencapai ekivalen US$ 6,23 miliar, meningkat dari ekivalen US$ 2,17 miliar atau sekitar Rp35 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Perkembangan Transaksi Mata Uang Lokal (LCT) Indonesia-China

Periode Transaksi Nilai Transaksi (Ekuivalen) Keterangan
Januari – Juli 2024 US$ 2,17 Miliar (sekitar Rp 35 Triliun) Data pembanding tahun sebelumnya.
Januari – Juli 2025 US$ 6,23 Miliar Terjadi peningkatan hampir tiga kali lipat.

“Langkah ini mencerminkan komitmen bersama memperkuat kolaborasi bilateral dan membangun ekosistem keuangan yang lebih terhubung, aman, dan inklusif,” ujar Perry.

Inovasi Pembayaran Digital Lintas Negara dengan QRIS

Selain LCT, BI dan PBoC juga sedang menjajaki uji coba interkoneksi pembayaran digital dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Artinya, dalam waktu dekat, warga negara Indonesia yang bepergian ke China dapat melakukan pembayaran dengan hanya memindai QR code di merchant lokal menggunakan aplikasi pembayaran dari Indonesia, begitu pula sebaliknya.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kedua bank sentral untuk menciptakan sistem pembayaran yang seamless dan terintegrasi. Uji coba ini melibatkan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan raksasa pembayaran asal China, UnionPay International.

Langkah ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi finansial, tetapi juga bertujuan mendorong inklusi keuangan yang lebih luas, memberikan kemudahan, serta akses yang lebih terjangkau bagi turis maupun pebisnis dari kedua negara.

Sinergi erat antara bank sentral, asosiasi, dan pelaku industri keuangan ini diharapkan dapat membentuk ekosistem keuangan digital yang tidak hanya tangguh dan berdaya saing, tetapi juga inklusif, memperkuat hubungan ekonomi bilateral secara nyata hingga ke level konsumen. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru