Ribuan Polisi Jaga Ketat Sidang Pledoi Hasto di Pengadilan Tipikor

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, di PN Jakarta Pusat, pada Kamis (10/7/2025) dijaga ketat. (sumber: suara.com)

Sidang Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, di PN Jakarta Pusat, pada Kamis (10/7/2025) dijaga ketat. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Sebanyak 1. 087 anggota kepolisian diturunkan untuk menjaga keamanan saat sidang pembacaan pledoi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, yang menjadi terdakwa dalam kasus suap dan halangan penyelidikan terkait pergantian antarwaktu (PAW) mantan caleg DPR RI Harun Masiku di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, pada Kamis (10/7/2025) hari ini.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan bahwa ribuan anggota gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat dikerahkan guna mencegah terjadinya bentrokan antara massa demonstrasi yang mendukung Hasto dan pihak KPK.

“Jumlah massa yang hadir sekitar 80 orang dari dua kelompok, baik yang pro Hasto maupun yang mendukung KPK,” kata Susatyo kepada wartawan, Kamis (10/7/2025).

Mengenai unjuk rasa itu, Susatyo menghimbau kedua pihak untuk terus menjaga ketenangan. Ia juga meminta para peserta demo agar tidak cepat terpengaruh dan melakukan tindakan yang merusak.

Baca Juga :  Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

“Kami minta tidak merusak fasilitas umum, tidak membakar ban, dan tidak memprovokasi. Sampaikan pendapat sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara itu, anggota polisi yang ditugaskan untuk mengawasi jalannya sidang, sesuai dengan penjelasan Susatyo, sudah dipastikan tidak membawa senjata api. Mereka juga telah diminta untuk menjalankan tugas dengan cara yang mengedepankan aspek kemanusiaan dan profesionalisme.

“Petugas harus tetap tegas, tapi melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi,” katanya.

Sidang Hasto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat dilaporkan sempat mengalami kegaduhan hingga ditunda akibat bentrokan antara massa pendukung Hasto dan KPK.

Insiden itu terjadi dalam persidangan yang berlangsung pada tanggal 24 April 2025.

Baca Juga :  Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Pada saat itu, kelompok yang mendukung Hasto hadir mengenakan seragam dari Satgas PDI Perjuangan dan terlibat perselisihan dengan pendukung KPK. Keriuhan yang terjadi membuat majelis hakim memutuskan untuk menghentikan sementara jalannya persidangan.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hasto Kristiyanto dengan pidana penjara selama 7 tahun,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025).

Selain itu, Hasto diharuskan untuk membayar denda sebesar Rp 600 juta, dan jika denda tersebut tidak dibayar, maka akan diganti dengan kurungan selama 6 bulan.

 

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam
Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan
Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak
Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI
Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:09 WIB

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam

Sabtu, 7 November 2026 - 07:30 WIB

Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 16:39 WIB

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Berita Terbaru