Heboh! Wanita Berbaju Hitam Rebut Spanduk Demo Timnas Putri, Netizen Meradang!

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang wanita yang mengenakan baju hitam menjadi sasaran hujat netizen usai secara paksa merebut spanduk demo Timnas Putri Indonesia. (IG garudarevolution.football)

Seorang wanita yang mengenakan baju hitam menjadi sasaran hujat netizen usai secara paksa merebut spanduk demo Timnas Putri Indonesia. (IG garudarevolution.football)

1TULAH.COM-Sebuah insiden kontroversial mewarnai kekalahan Timnas Putri Indonesia dari Chinese Taipei dalam ajang Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 pada Jumat (5/7/2025) malam WIB.

Momen tersebut terekam dan langsung viral, memicu kemarahan netizen yang menyoroti tindakan seorang wanita berbaju hitam yang secara paksa merebut spanduk demo yang dibentangkan oleh para pemain.

Kekalahan Pahit dan Harapan yang Pupus

Dalam laga tersebut, Timnas Putri yang diasuh Satoru Mochizuki harus menelan kekalahan tipis 1-2. Gol Chinese Taipei dicetak oleh Su Yu-hsuan pada menit ke-15, sempat dibalas oleh Helsya Maeisyaroh pada menit ke-48. Namun, Liu Yu-chiao mampu mencetak gol kemenangan di menit ke-75, membuat Garuda Pertiwi menelan kekalahan keduanya di Grup D.

Sebelumnya, Timnas Putri juga tumbang di tangan Pakistan. Dua kekalahan ini secara otomatis memupuskan harapan Isa Warps dkk untuk berlaga di Piala Asia Wanita 2026.

Suara Keresahan yang Dibungkam

Di tengah kekecewaan atas hasil pertandingan, beberapa pemain Timnas Putri membentangkan spanduk hitam bertuliskan “Pak Erick, kapan Liga Putri digelar?”. Spanduk ini menjadi representasi suara hati dan keresahan para penggawa Timnas Putri yang sudah lama menantikan kehadiran Liga Putri di Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya

Namun, momen penting tersebut terganggu ketika seorang wanita berbaju hitam, yang diduga merupakan panitia penyelenggara pertandingan, tiba-tiba merampas spanduk dari tangan para pemain. Aksi ini sontak memicu gelombang kritik dari netizen. Komentar seperti “Tu siapa si baju item so asik ngerti bola aja kaga” dari akun @a***_ menunjukkan betapa geramnya publik atas tindakan tersebut. Netizen menganggap bahwa wanita tersebut telah membungkam hak para pemain untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Janji Liga Putri yang Tertunda

Keresahan Timnas Putri Indonesia ini memang beralasan. Induk sepak bola Indonesia, PSSI, diketahui sudah merencanakan Liga Putri, namun pelaksanaannya terus tertunda. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sempat menyatakan bahwa Liga 1 Putri akan bergulir pada 2027.

“Memimpin rapat dengan jajaran PSSI untuk perencanaan Liga 1 Putri yang akan bergulir pada 2027,” kata Erick Thohir.

Padahal, sebelumnya Erick sendiri sempat merencanakan agar Liga Putri digelar pada 2026. Mundurnya jadwal ini tentu menambah panjang penantian bagi para pesepak bola wanita di Indonesia.

Baca Juga :  Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Urgensi Liga Putri: Menyongsong Prestasi Internasional

Kebutuhan akan Liga Putri sendiri sudah didengungkan sejak lama, terutama mengingat Timnas Putri Indonesia yang semakin serius menatap laga-laga internasional. Tanpa adanya liga profesional, banyak pemain Timnas Putri saat ini yang tidak memiliki wadah untuk berkompetisi secara reguler di kancah profesional. Mereka umumnya hanya bermain di akademi atau di bawah asosiasi provinsi (asprov) PSSI.

Minimnya pengalaman bertanding di level profesional tentu berdampak pada performa Timnas Putri di laga-laga internasional. Hasilnya pun mudah ditebak, Timnas Putri kerap kesulitan bersaing, termasuk kegagalan melangkah ke Piala Asia Wanita 2026 kali ini.

Insiden perampasan spanduk ini menjadi sorotan yang jelas menunjukkan betapa mendesaknya kehadiran liga profesional bagi sepak bola wanita di Indonesia. Semoga kejadian ini dapat menjadi pemicu bagi PSSI untuk segera merealisasikan janji Liga Putri demi kemajuan prestasi Timnas Putri Indonesia di masa depan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Baru Gabung Barcelona, Anthony Gordon Langsung Tebar Ancaman di Lini Depan
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Tutup Karier Internasional dengan Gelar Piala Dunia 2022
Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 23:50 WIB

Baru Gabung Barcelona, Anthony Gordon Langsung Tebar Ancaman di Lini Depan

Selasa, 1 September 2026 - 18:00 WIB

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Tutup Karier Internasional dengan Gelar Piala Dunia 2022

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Berita Terbaru