Pakistan Bakal Berdamai Jika India Hentikan Aktivitas Serangan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

1TULAH.COM – Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengatakan bahwa Pakistan siap mengambil langkah damai jika India menghentikan serangannya.

Ia menekankan bahwa tidak ada keinginan untuk konflik, pemborosan sumber daya, atau dominasi dari satu pihak.

Dalam wawancara bersama Geo TV, Dar menyebut bahwa meskipun ekonomi kedua negara berbeda, Pakistan tetap mengutamakan perdamaian.

Baca Juga :  Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, "The Beginning of the End"?

Ketegangan antara India dan Pakistan semakin meningkat setelah terjadinya serangan mematikan di dekat kota wisata Pahalgam di wilayah Kashmir yang dikuasai India pada 22 April. Insiden ini menyebabkan ketegangan baru dalam hubungan kedua negara.

Kelompok militan mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut yang menewaskan 26 orang.

Baca Juga :  Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan usai Penembakan yang Menargetkan Trump

India menuduh Pakistan berada di balik serangan lintas batas itu, namun Islamabad dengan tegas membantah keterlibatannya.

Sebagai tanggapan, pada 7 Mei, India meluncurkan Operasi Sindoor untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai infrastruktur teroris di wilayah Pakistan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?
Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan usai Penembakan yang Menargetkan Trump
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Detik-Detik Secret Service Barikade Trump dan Melania: Suasana Pesta Berubah Jadi Horor!
Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:30 WIB

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Kamis, 30 April 2026 - 10:37 WIB

Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?

Selasa, 28 April 2026 - 21:02 WIB

Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan usai Penembakan yang Menargetkan Trump

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Detik-Detik Secret Service Barikade Trump dan Melania: Suasana Pesta Berubah Jadi Horor!

Jumat, 24 April 2026 - 06:57 WIB

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Berita Terbaru

Wabup Murung Raya dorong UMKM Lebih Kompetitif

Berita

Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif

Senin, 4 Mei 2026 - 18:28 WIB