Transisi Energi Indonesia: Belajar dari Sejarah dan Tantangan Global

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 04:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar Energi Nasional asal Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Prof Mukhtasor saat mengisi acara Local Media Community (LMC) 2025 di Surabaya, Rabu (5/2/2025). [Ist]

Pakar Energi Nasional asal Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Prof Mukhtasor saat mengisi acara Local Media Community (LMC) 2025 di Surabaya, Rabu (5/2/2025). [Ist]

1TULAH.COM-Indonesia tengah gencar melakukan transisi energi menuju swasembada energi, dengan target mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Namun, tahukah Anda bahwa transisi energi bukanlah hal baru bagi Indonesia?

Menurut Prof. Mukhtasor, pakar energi nasional dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), transisi energi telah berlangsung sejak 200 tahun lalu. Dulu, masyarakat Indonesia mengandalkan kayu dan arang sebagai sumber energi. Namun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan, sumber energi yang lebih murah seperti batu bara mulai digunakan.

“Maka orang lebih ‘preparing’ pada batu bara dan sekitar abad 19 penggunaan batu bara meningkat,” kata Prof. Mukhtasor dalam acara Local Media Community (LMC) 2025 di Surabaya, Selasa (4/2/2025).

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai

Saat ini, transisi energi kembali menjadi fokus, dengan tujuan menggantikan batu bara dengan energi terbarukan yang bersumber dari alam. Namun, tantangan глобальной juga turut mempengaruhi transisi energi di Indonesia.

Prof. Mukhtasor mencontohkan krisis energi yang terjadi di Eropa akibat konflik Rusia-Ukraina. Negara-negara Eropa yang ingin beralih ke energi terbarukan terpaksa kembali menggunakan batu bara karena harga gas yang melonjak tinggi.

“Ada masalah berat, ada masalah pasokan gas, maka Eropa balik lagi ke batu bara atau fosil. Ini menandakan sebenarnya soal keterjangkauan harga,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Keterjangkauan harga menjadi kunci penting dalam transisi energi. Pemerintah Indonesia perlu mencari solusi agar energi terbarukan dapat diakses oleh seluruh masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, transisi energi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk media lokal. Media lokal memiliki peran penting dalam mengkomunikasikan informasi yang akurat dan terpercaya mengenai transisi energi kepada masyarakat.

Dengan belajar dari sejarah dan menghadapi tantangan global, Indonesia dapat mencapai target swasembada energi dan NZE pada tahun 2060. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah
Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee
Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah
EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final
Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru
Dana Operasional Aksi Rp80,9 Juta Dibekukan, Bank Mandiri Diduga Melanggar Prosedur Hukum
Program MBG Pakai Bahan Baku Lokal: DPRD Kalteng Dukung SPPG Belanja di Koperasi Desa Merah Putih
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:52 WIB

EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Dana Operasional Aksi Rp80,9 Juta Dibekukan, Bank Mandiri Diduga Melanggar Prosedur Hukum

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Program MBG Pakai Bahan Baku Lokal: DPRD Kalteng Dukung SPPG Belanja di Koperasi Desa Merah Putih

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Kabut Asap Kalteng Makin Pekat, DPRD Minta Dana Darurat Segera Dicairkan!

Berita Terbaru

iludtrasi

Opini

Lonceng Kematian Profesionalisme ASN

Senin, 24 Agu 2026 - 14:28 WIB