1TULAH.COM, Pelaihari – Bencana banjir yang melanda Desa Kurau, Kecamatan Kurau, Tanah Laut (Tala), Kalsel, hingga saat ini ketinggian air masih mencapai 40-50 cm, pada Senin, 27 Januari 2025.
Dampaknya, puluhan rumah warga terendam banjir dalam seminggu terakhir, tak terkecuali jalan desa pun juga ikut terendam air, mengakibatkan terhambatnya aktivitas penduduk sekitar.
Banyak pengguna motor mengalami mogok saat berusaha menerjang banjir, hal tersebut menjadi peluang usaha bagi Rahman dan 11 rekannya yang lain untuk membuat jasa angkutan penyeberangan menggunakan 5 buah gerobak milik mereka.
Tarif yang dikenakan untuk satu kali penyebaran sangatlah murah, Rahman dan rekannya yang lain hanya meminta tarif seikhlasnya kepada warga pemilik motor yang menggunakan jasa mereka.
“Tarifnya sukarela, berapapun yang diberi orang kami terima, gerobak yang digunakan ada 5, hasilnya kami bagi-bagi,” ucap Rahman.
Hasil dari usaha tersebut kemudian dibagi rata agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau hanya sekedar untuk membeli rokok selama bencana banjir masih belum berakhir.
Penulis: M Lutfi Ashidiqi
Editor: Aprie

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)






![Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Senin (16/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/mk-polri-225x129.jpg)








![Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Senin (16/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/mk-polri-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

