Hilirisasi Nikel: Antara Emas dan Lingkungan, Ancaman Lingkungan dan Kesenjangan Sosial

- Jurnalis

Minggu, 26 Januari 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pertambangan ore nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. [ANTARA/Jojon]

Lokasi pertambangan ore nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. [ANTARA/Jojon]

1TULAH.COM-Kebijakan hilirisasi nikel yang digaungkan pemerintah Indonesia telah membawa angin segar bagi perekonomian nasional. Peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja menjadi bukti nyata keberhasilan kebijakan ini.

Namun, di balik gemerlapnya keuntungan ekonomi, terdapat sejumlah permasalahan yang tak kalah penting, terutama terkait dampak lingkungan dan sosial.

Janji Manis Hilirisasi Nikel

Hilirisasi nikel memang telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia. Data menunjukkan peningkatan pendapatan nasional yang signifikan serta penciptaan lapangan kerja dalam jumlah besar. Namun, di balik angka-angka yang menjanjikan, terdapat sejumlah permasalahan yang perlu diperhatikan.

Kesenjangan dan Dampak Lingkungan

Studi Koaksi Indonesia mengungkap adanya kesenjangan yang cukup signifikan antara pertumbuhan ekonomi akibat hilirisasi nikel dengan kondisi masyarakat di daerah penghasil nikel. Tingkat kemiskinan di beberapa daerah justru cenderung meningkat, sementara kerusakan lingkungan seperti deforestasi dan pencemaran menjadi masalah serius.

Baca Juga :  Suami Wamen Stella Christie Kecelakaan Ski di Aspen: Alami Cedera Tulang Belakang Hingga Pecah Aorta

Tantangan Green Jobs

Konsep Green Jobs yang diharapkan muncul dari hilirisasi nikel masih jauh dari kata terwujud. Lemahnya perlindungan pekerja, dampak sosial yang negatif, dan praktik industri yang tidak ramah lingkungan menjadi hambatan utama.

Jalan Menuju Hilirisasi yang Berkelanjutan

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan transformasi mendasar dalam industri nikel. Beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain:

  • Penerapan Prinsip ESG: Industri nikel harus mengadopsi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten.
  • Transisi ke Energi Bersih: Penggunaan energi baru terbarukan (EBT) dalam proses produksi dapat mengurangi emisi karbon dan menciptakan lapangan kerja hijau.
  • Perlindungan Lingkungan dan Masyarakat: Perusahaan harus berkomitmen untuk melindungi lingkungan dan masyarakat sekitar melalui praktik-praktik yang berkelanjutan.
  • Keadilan Sosial: Pekerja harus mendapatkan upah yang layak, kondisi kerja yang aman, dan perlindungan sosial yang memadai.
Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR

Hilirisasi nikel memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, keberhasilan kebijakan ini harus diukur tidak hanya dari segi ekonomi, tetapi juga dari dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Pemerintah dan pelaku industri harus bekerja sama untuk menciptakan hilirisasi nikel yang berkelanjutan, adil, dan inklusif. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA
KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji
Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler
Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs
Bedah Pidato Davos: Mengapa Prabowonomics Jadi Magnet Investasi Global Baru?
DPRD Kalteng Soroti Proyeksi Bank Kalteng 2026: Dorong Digitalisasi dan Penguatan Modal
Berani Main Harga Daging Jelang Ramadan? Siap-siap Izin Usaha Dicabut Permanen oleh Mentan
Rapat Kecil di Paviliun Indonesia: Prabowo dan Jajaran Menteri Godok Visi Pasca-WEF
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:25 WIB

KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:24 WIB

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:39 WIB

Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:23 WIB

Bedah Pidato Davos: Mengapa Prabowonomics Jadi Magnet Investasi Global Baru?

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:14 WIB

DPRD Kalteng Soroti Proyeksi Bank Kalteng 2026: Dorong Digitalisasi dan Penguatan Modal

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:06 WIB

Berani Main Harga Daging Jelang Ramadan? Siap-siap Izin Usaha Dicabut Permanen oleh Mentan

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:55 WIB

Rapat Kecil di Paviliun Indonesia: Prabowo dan Jajaran Menteri Godok Visi Pasca-WEF

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:46 WIB

Waspada! Belasan Bank Bangkrut di Awal 2026, Apakah Tabungan Anda Aman?

Berita Terbaru

Simpan 35 Paket Sabu, Warga Kapuas Diamankan Polisi (Foto : Ist)

Daerah

Simpan 35 Paket Sabu, Warga Kapuas Diamankan Polisi

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:08 WIB