Indonesia Menuju Net Zero 2060: Laporan Kearney Ungkap Potensi Besar

- Jurnalis

Jumat, 6 Desember 2024 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kearney saat merilis kerangka kerja berupa lima pilar dan lima sektor pendorong yang akan mengarahkan Indonesia menuju emisi net-zero pada 2060. (Dok: Kearney)

Kearney saat merilis kerangka kerja berupa lima pilar dan lima sektor pendorong yang akan mengarahkan Indonesia menuju emisi net-zero pada 2060. (Dok: Kearney)

1TULAH.COM-Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin global dalam transisi hijau, demikian menurut laporan terbaru Kearney, sebuah perusahaan konsultan manajemen global terkemuka. Dalam laporan berjudul “Jalur Indonesia Menuju Net Zero 2060”, Kearney menguraikan langkah-langkah konkret yang dapat diambil Indonesia untuk mencapai target emisi nol bersih pada tahun 2060.

Laporan ini menyoroti komitmen kuat Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan, yang tercermin dalam berbagai inisiatif seperti penandatanganan rencana investasi energi terbarukan senilai $20 miliar, penyelenggaraan Presidensi G20, peluncuran dekrit FOLU Net Sink 2030, dan partisipasi aktif dalam Just Energy Transition Partnership (JETP).

Fokus pada Lima Sektor Utama

Kearney mengidentifikasi lima sektor utama yang berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca (GRK) di Indonesia, yaitu pertanian, kehutanan, dan penggunaan lahan (AFOLU), energi, transportasi, sampah, dan proses industri dan produksi. Masing-masing sektor ini memerlukan intervensi khusus untuk mencapai target pengurangan emisi.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Pendorong Lintas Sektor yang Penting

Selain fokus pada masing-masing sektor, laporan Kearney juga menyoroti pentingnya pendorong lintas sektor untuk mempercepat transisi hijau di Indonesia. Beberapa pendorong tersebut antara lain:

  • Kebijakan Ekosistem Hijau: Membentuk kerangka regulasi yang efektif, termasuk teknologi bersih dan penetapan harga karbon.
  • Peningkatan Investasi: Membutuhkan investasi besar-besaran, baik dari pemerintah maupun swasta, untuk mendukung transisi ke ekonomi hijau.
  • Pengembangan Sumber Daya Manusia: Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung implementasi teknologi hijau dan inovasi.
  • Kolaborasi Multi-Stakeholder: Melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, swasta, masyarakat sipil, dan akademisi, dalam upaya mencapai tujuan bersama.
Baca Juga :  Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Tantangan dan Peluang

Perjalanan Indonesia menuju net zero 2060 tentu tidaklah mudah. Tantangan utama yang dihadapi antara lain ketergantungan pada energi fosil, infrastruktur yang belum memadai, dan perubahan iklim yang semakin ekstrem. Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat peluang besar untuk menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing ekonomi, dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

Laporan Kearney memberikan peta jalan yang jelas bagi Indonesia untuk mencapai target emisi net zero 2060. Dengan komitmen yang kuat, kebijakan yang tepat, dan dukungan dari semua pihak, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin global dalam transisi hijau. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Berita Terbaru