Yeni Maria Marselina Kahta: Kemajuan Zaman Ancam Lapangan Kerja, Butuh Solusi Nyata

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, Yeni Maria Marselina Kahta. Foto:Istimewa

Anggota DPRD Kalteng, Yeni Maria Marselina Kahta. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yeni Maria Marselina Kahta, menyoroti permasalahan serius yang dihadapi masyarakat akibat pesatnya perkembangan zaman. Salah satu masalah utama yang ia soroti adalah berkurangnya lapangan kerja di berbagai sektor.

Yeni mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi dan ekonomi yang pesat seringkali berdampak negatif pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. “Kemajuan zaman memang membawa banyak hal positif, namun kita juga harus melihat sisi negatifnya. Salah satunya adalah berkurangnya lapangan kerja yang berujung pada kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya, Jumat (29/11/2024).

Kondisi ini, menurut Yeni, dapat memicu berbagai permasalahan sosial, terutama dalam keluarga. Tekanan ekonomi yang dialami kepala keluarga akibat sulitnya mencari pekerjaan dapat memicu konflik dan ketidakharmonisan dalam rumah tangga.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Bangkit ke Rp16.862 per Dolar AS, Intervensi BI Akhiri Tren Negatif 8 Hari

DPRD Kalteng Desak Pemerintah Aktif Ciptakan Lapangan Kerja

Menanggapi permasalahan tersebut, Yeni mendesak pemerintah, khususnya Dinas Ketenagakerjaan, untuk lebih proaktif dalam menciptakan dan membuka lapangan kerja baru. Selain itu, sosialisasi mengenai peluang kerja yang tersedia juga perlu ditingkatkan, terutama kepada masyarakat yang rentan terhadap permasalahan lapangan kerja seperti ibu rumah tangga dan anak muda.

“Kita perlu kolaborasi yang kuat antara DPRD dan Dinas Ketenagakerjaan. Bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memberikan pendampingan dan sosialisasi agar masyarakat, khususnya kaum perempuan dan anak muda, merasakan perlindungan dan dukungan dalam mencari nafkah,” tegas Yeni.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional

Selain masalah lapangan kerja, Yeni juga menyoroti pentingnya pengendalian emosi, terutama bagi laki-laki sebagai kepala keluarga, dalam menghadapi tekanan ekonomi. Dengan tersedianya peluang kerja yang lebih banyak, diharapkan tekanan ekonomi yang sering menjadi pemicu konflik rumah tangga dapat diminimalisir.

DPRD Kalteng, lanjut Yeni, berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. “Kami akan memastikan kolaborasi yang erat dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah dalam menghadapi tantangan ekonomi di era modern ini,” pungkasnya. (Ingkit)

 

 

 

 

Berita Terkait

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?
Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?
Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM
Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional
Prabowo Beri Koreksi Desain dan Fungsi IKN, Mensesneg: Fokus Antisipasi Iklim dan Fasilitas Lembaga
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:39 WIB

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:25 WIB

Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:11 WIB

Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:43 WIB

Prabowo Beri Koreksi Desain dan Fungsi IKN, Mensesneg: Fokus Antisipasi Iklim dan Fasilitas Lembaga

Berita Terbaru