Tragis! Pemuda Permata Intan Mura Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jengkol Samping SDN 1 Muara Bakanon 

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Permata Intan, Kabupaten Murung Raya, Kalteng saat melakukan olah tempat kejadian perkara jasad pemuda tewas tergantung, Rabu, 13 November 2024, sekira pukul 06.30 WIB. Foto: Humas Polsek Permata Intan

Anggota Polsek Permata Intan, Kabupaten Murung Raya, Kalteng saat melakukan olah tempat kejadian perkara jasad pemuda tewas tergantung, Rabu, 13 November 2024, sekira pukul 06.30 WIB. Foto: Humas Polsek Permata Intan

1tulah.com, PURUK CAHU – Warga Kelurahan Muara Bakanon, Permata Intan, Murung Raya (Mura) dan siswa sekolah dasar setempat digegerkan usai menemukan sesosok jasad pemuda tewas tergantung, Rabu, 13 November 2024, sekira pukul 06.30 WIB.

Pemuda diketahui bernama Jumri (24) warga setempat itu tewas tergantung di pohon jengkol pada kebun milik warga tepat di samping WC bangunan SDN 1 Muara Bakanon RT 05 RW 01.

Temuan jasad pria tergantung dengan seutas tali ini berjarak kurang lebih 6 meter dari samping WC sekolah tersebut, pertama kali ditemukan oleh siswa yang baru tiba ke sekolah pagi tadi.

Baca Juga :  Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Diketahui identitas dari jasad tersebut merupakan warga Muara Bakanon RT 01 RW 01, Kecamatan Permata Intan, hingga saat ini belum diketahui sebab pemuda itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut.

Warga yang mendapat laporan dari pihak sekolah ini langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Dikonfirmasi Kapolsek Permata Intan, Ipda Hermendi membenarkan terkait temuan pemuda yang diduga tewas gantung diri tersebut.

Baca Juga :  Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

“Saat ini kami masih melakukan penanganan di tempat kejadian perkara,” katanya.

Terkait penyebabnya, Ipda Hermendi belum berani berspekulasi karena masih akan memeriksa saksi-saksi terkait penemuan jasad tersebut.

“Kami masih melakukan penanganan dan pemeriksaan saksi, termasuk dari pihak keluarga untuk mengetahui penyebab dan permasalahan sehingga pemuda itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Aprie

Editor: Aprie

Berita Terkait

Bupati Seruyan Terbitkan Surat Edaran, Warga Diimbau Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla
Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, Bupati Tekankan Anggaran Berorientasi pada Publik
Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter
Gubernur Agustiar Sabran Salurkan 300 Paket Sembako dan KHBS untuk Warga Kalampangan
Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU
Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:26 WIB

Bupati Seruyan Terbitkan Surat Edaran, Warga Diimbau Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla

Selasa, 22 September 2026 - 16:12 WIB

Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, Bupati Tekankan Anggaran Berorientasi pada Publik

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Sabtu, 19 September 2026 - 13:06 WIB

Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Jumat, 18 September 2026 - 22:23 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan 300 Paket Sembako dan KHBS untuk Warga Kalampangan

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU

Kamis, 17 September 2026 - 15:59 WIB

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Berita Terbaru