Harga Karet Jadi Isu Utama Kampanye, PANCARAN Janjikan Kenaikan Signifikan hingga Rp 20 Ribu per Kg

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut Dua, Pancani Gandrung, S.H dan Raran, A.Md (PANCARAN) dan Tim. Foto : 1tulah.com/zakirin

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut Dua, Pancani Gandrung, S.H dan Raran, A.Md (PANCARAN) dan Tim. Foto : 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut Dua, Pancani Gandrung, S.H dan Raran, A.Md (PANCARAN) sampaikan bahwa pihaknya akan mengutamakan program 100 hari kerja yang langsung menyentuh masyarakat saat terpilih nanti salah satu program unggulan PANCARAN ialah naiknya harga karet mentah di bartim di angka Rp 20.000,-

Hal tersebut disampaikan Paslon PANCARAN saat konferensi pers usai mengikuti Debat Terbuka Kedua yang diikuti oleh paslon nomor urut satu, dua dan tiga yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Barito Timur (Bartim) di halaman gedung pertemuan umum Mantawara. Senin malam (11/11/2024).

“Kita bersyukur semuanya berjalan dengan lancar dan baik sampai akhir, bagus semuanya. Menurut saya Ini pengalaman terbaru buat saya karena ketiga kali saya maju harus banyak belajarlah, jadi pencapaian apa yang mau kita sampaikan kepada masyarakat tersampaikan tadi, bagaimana keberpihakan kita kepada masyarakat program kita memang program yang langsung menyentuh masyarakat,” ucap Pancani didampingi Raran dan tim.

Di tempat yang sama, Raran yang mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati menjelaskan bahwa pihaknya memiliki program untuk meningkatkan harga Karet mencapai Rp. 20.000 dengan melibatkan pihak investor yang nanti bekerjasama dengan perusahaan atau pabrik yang siap menerima.

“Nanti diatur regulasinya untuk itu, lalu yang kedua nanti untuk kesehatan kita nanti ada Puskesmas keliling untuk orang-orang tua kita yang tidak bisa berjalan jauh mungkin kalau masuk mobil lalu dia mabuk misalnya, jadi ada petugas kita yang langsung membantu kepada masyarakat. Kemudian untuk pendidikan dari SD, SMP, SMA sampai kuliah itu ada program satu rumah satu sarjana dan nanti juga dari TK, SD sampai SMP, itu perlengkapan baik sepatu, baju sampai tasnya. Jadi kita siapkan mereka nanti termasuk nanti tenaga pendidik kita, itu beri insentif,” ucap Raran.

Baca Juga :  Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Selain itu, yang menjadi program unggulan Paslon nomor urut 2 yaitu meningkatkan harga karet karena menurutnya di Bartim hampir rata-rata petani karet sehingga pihaknya meyakinkan bisa menaikkan harga karet mentah berada di harga Rp20.000.

“Pacaran berkeyakinan, ini adalah tindakan nyata untuk membawa masyarakat lebih sejahtera, karena dengan penghasilan itu sekali lagi bisa menunjang semua perekonomian keluarga dan di samping itu program lainnya kami akan meningkatkan yaitu tentang produksi beras melalui gabah kering. Kita tahu, kita ini bisa berkapasitas sebagai Swasembada beras tapi pengelolaannya harus bagus, jangan lagi seperti hari ini Pemerintah Bartim gabah kering dijual ke Kalsel dan Kalsel jual lagi berasnya ke kita, kan itu gak bijaksana,” tutur Fristio.

Dibawah kepemimpinan Pancani dan Raran, lanjut Fristio. Kami akan menaikkan nilai beli gabah kering dari petani, kami  memproduksi jadi beras kita kemas berasnya baik-baik kita jual di Barito Timur, kita wajibkan ASN membeli produksi dalam negeri Barito Timur dan bahkan kita akan mengirim ke ibukota penyangga IKN.

Baca Juga :  9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

“Perbaikan  penyelenggaraan pemerintahan terutama pendelegasian kewenangan dan sistem pengelolaan keuangan daerah yang hari ini kurang bagus, kita akan melaksanakan pengelolaan keuangan, itu program 100 hari. Kita pastikan pendilegasian melalui pimpinan Pancani – Raran,” terangnya.

Pancani menambahkan bahwa pihaknya nanti akan menjalankan program yang menjadi kebutuhan masyarakat dengan melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat.

“Seperti yang saya katakan kemarin, apa kesulitan mereka kita langsung turun kita akan bawa ke pemerintahan kita, mungkin kita akan bawa rapat lah ya supaya mereka cepat dibantu kepada intinya begitu dan sejauh ini sudah diserap apa yang diminta oleh masyarakat,” ungkap Pancani.

Pada kesempatan itu juga, Fristio menegaskan bahwa program Pancaran yang menjadi skala prioritas 100 hari itu adalah penyerapan anggaran yang baik.

“Kami pastikan tidak akan mengembalikan uang sampai seperti hari ini, Rp200 miliar per tahun itu menurut kita tidak bijaksana. Sementara masyarakat berteriak minta bantuan pembangunan tapi Pemerintah malah mengembalikan uang, kalau Pancaran ini diberikan kesempatan uangnya yang kurang,” pungkasnya. (zek)

 

Berita Terkait

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Berita Terbaru