Jokowi Berikan Kritikan Terkait Kantor Wali Kota yang Dicat Sesuai Warna Parpol

- Jurnalis

Selasa, 19 Desember 2023 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi (sumber: instagram @jokowi)

Presiden Jokowi (sumber: instagram @jokowi)

1TULAH.COM – Presiden Jokowi geram dan mengkritik terkait banyaknya kantor wali kota di Indonesia yang dicat sesuai dengan warna partai politik yang memimpin.

Hanya dengan melihat warna cat kantor tersebut, Presiden Jokowi mengatakan jika Ia langsung mengetahui pimpinan daerah tersebut berasal dari partai mana.

“Waduh nggak nyambung, kantor-kantornya, pemkot juga dicat ungu, ini apa toh ini? Kalau saya sudah hampir setiap hari sih ke daerah, jadi tahu, oh ini dari partai ini wali kotanya, ini dari partai ini, termasuk baju yang kita pakai sekarang ini,” ucap Jokowi saat Munaslub Apeksi di Puri Begawan, Bogor, Minggu (17/12/2023)

Baca Juga :  Perkuat Peran Fraksi di Parlemen, Silaturahmi DPRD Kalteng dan PKB

Jokowi mengatakan di depan para peserta Munaslub, awalnya Ia menekankan para kepala daerah untuk memunculkan karakteristik masing-masing kota, hal tersebut harus direncanakan sedemikian rupa agar mendapatkan hasil yang baik.

Menurutnya, warna kota kerap kali tidak selaras dengan karakter kota, justru dipaksakan agar sama dengan warna partai sang pimpinan berasal.

“Gagasan besarnya ada, direncanakan dengan baik, direncanakan dengan detail, ada gambarnya, ada detail engineering-nya, sehingga setiap… Ini tugas Pak Pj Wali Kota karena kan waktunya pendek, ya dibuat itu perencanaan kotanya detail sudah, landscape kotanya, undang arsitek-arsitek landscape yang baik, sehingga kotanya itu saya kadang-kadang kalau masuk ke sebuah kota dari si catnya saja sudah tahu ini (walkot) dari partai apa,” urai Jokowi.

Baca Juga :  LiraSpin Casino: Γρήγορα Κινητά Κέρδη και Ταχεία Παιχνίδι

Ia juga mengatakan warna partai yang dipaksakan di suatu kota kerap tidak nyambung. Tetapi, hal itu terus terjadi sebab pimpinan kotanya berasal dari partai tertentu.

“Masa warna partai masuk ke kota, ini nggak nyambung kan, tapi dipaksakan, karena pemimpinnya dari partai, saya nggak sebut partai apa, dari partai A, wah langsung catnya ungu,” jelas Jokowi.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!
Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan
KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara “Halus” Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:37 WIB

76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:55 WIB

Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara “Halus” Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIB

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

Berita Terbaru