Hari ini Muara Teweh Banjir LPG Bersubsidi, 4 Agen dapat Loading Order 4.450 Tabung

- Jurnalis

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gas elpiji 3kg hanya boleh dibeli oleh kelompok tertentu (sumber: suara.com)

Gas elpiji 3kg hanya boleh dibeli oleh kelompok tertentu (sumber: suara.com)

1TULAH.COM, Muara Teweh- Barito Utara, Kalimantan Tengah, akan banjir LPG bersubsidi 3 kg, Selasa 19 Desember 2023, hari ini.

4 agen resmi mendapat loading order(LO) sebanyak 4.480 tabung.

Loading order ini memastikan jika 70 pangkalan yang ada di Barito Utara, bakal tersuplai LPG bersubsidi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani.

“Untuk hari ini penyaluran wilayah Barito Utara mendapat LO sebanyak 4.480 tabung LPG bersubsidi. Jadi mustahil jika terjadi kelangkaan. Informasi ini badu kita terima dari pihak SPBE Hajak,” kata Dewi Handayani, Selasa 19 Desember 2023.

Dia merinci, agen PT Borneo Berdikari Mulia(BBM) mendapatkan LO sebanyak 4 truck.  PT Cahaya Barito Migas(CBM) mendapat 2 LO. PT Rayya Aira Bersaudara ( RAB) mendapat 1 LO, dan PT Daya Cipta Muliatma( DCM) mendapat  1 LO. Jadi keseluruhan jumlahnya sebanyak 4.480 tabung.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Ketika disinggung kenapa setiap pangkalan terjadi antrian panjang selama sepekan ini?

“Terkai kondisi itu kami sudah menyurati pihak pertamina perwakilan Kalteng,” kata Dewi.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan di semua pangkalan di Kota Muara Teweh.

Sementara itu warga Kota Muara Teweh menuturkan sulitnya mendapatkan LPG sudah berlangsung lebih seminggu. Sulitnya mendapatkan LPG bersubsidi 3 kg juga dirasakan warga yang tinggal di kecamatan atau wilayah pedalaman.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Di pangkalan warga membeli berebut antri. Lambat sedikit bakal tidak kebagian.

“Harus ada cepat lambat sedikit barang habis. Diluar pangkalan banyak saja yang jual tapi harganya tinggi, dari Rp45.000 sampai Rp55.000 per tabung,” kata Imus, warga di Kelurahan Melayu menuturkan kepada media ini.

Terkait banyaknya LPG bersubsidi bakal masuk Muara teweh, harga berharap tidak lagi susah mencari. Terutama mereka berharap lebih mudah mendapatkan di pangkalan. Dan harga di pedagang ecearn bisa diawasi lantaran terlalu tinggi harga jualnya.(*)

 

 

Berita Terkait

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Berita Terbaru