Ustadz Abdul Somad Minta Warga Rempang yang Ditangkap Saat Bentrokan Dibebaskan

- Jurnalis

Kamis, 14 September 2023 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustaz Abdul Somad baru-baru ini menyampaikan seruan untuk membebaskaan warga Pulau Rempang yang ditangkap. (YouTube/TAMAN SURGA. NET)

Ustaz Abdul Somad baru-baru ini menyampaikan seruan untuk membebaskaan warga Pulau Rempang yang ditangkap. (YouTube/TAMAN SURGA. NET)

1tulah.com – Bentrokan pecah antara warga dengan aparat kepolisian di Pulau Rempang, Kepulauan Riau pada Kamis (7/9/2023). Kasus ini menjadi perhatian banyak pihak, slah satunya Ustaz Abdul Somad,

Sejumlah warga yang mempertahankan lahan tempat tinggalnya dari caplokan Proyek Rempang Eco-City pun ditangkap aparat.

Kekinian Ulama berdarah Melayu Ustadz Abdul Somad, atau yang biasa disapa UAS dengan lantang meminta kepada ahli hukum atau pengacara untuk membebaskan sejumlah warga yang ditangkap saat demonstrasi mempertahankan tanah yang mereka diami selama ini.

“Kalau menolong seekor anjing saja ada pahalanya, apalagi menolong saudara di Pulau Rempang,” ungkap Abdul Somad dalam salah satu ceramanya seperti dikutip melalui kanal Instagram ustadzabdulsomad_official.

Lantaran itu, UAS meminta agar pengacara bisa menolong sejumlah Warga Pulau Rempang yang ditangkap.

“Maka pengacara-pengacara kalian punya ilmu berangkat kalian sekarang, untuk apa menolong yang sekarang sedang kena tangkap di sana supaya dilepaskan” katanya.

Baca Juga :  Golkar Menargetkan Capai 60% Suara pada Pilkada 2024

UAS menegaskan bahwa mereka yang ditangkap bukan pengedar narkoba atupun koruptor. Ia menyatakan warga hanya ingin mempertahankan tanah rumah mereka.

“Mereka tuh bukan pengedar narkoba, mereka itu bukan koruptor. Mereka itu adalah orang yang membela tanahnya rumahnya,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan perandaian di hadapan jemaahnya.

“Macam mana rumah kita kalau diambil orang, macam mana kalau tempat pencarian hidup mencari makan kita dirampas orang,” imbuhnya.

Tak hanya itu, UAS juga mengutip Hadis Abu Daud dalam mendukung perjuangan warga Pulau Rempang.

“(Barangsiapa) Sampai mati membela hartanya, membela rumahnya, membela harga dirinya, maka matinya mati syahid,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, bentrok antara warga Pulau Rempang yang menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City dan polisi terjadi pada Kamis 7 September 2023.

Baca Juga :  Ucapkan Selamat Idul Fitri 1445H, Presiden Biden Singgung Kondisi Perdamaian Dunia Saat Ini

Konflik bermula dari rencana relokasi warga di Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru dalam mengembangkan investasi di Pulau Rempang menjadi kawasan industri, perdagangan dan wisata yang terintegrasi.

Proyek yang dikerjakan PT Makmur Elok Graha (MEG) dan BP Batam ditargetkan bisa menarik investasi besar yang akan menggunakan lahan seluas seluas 7.572 hektare atau sekitar 45,89 persen dari total luas Pulau Rempang 16.500 hektare.

Aparat gabungan disebut memasuki wilayah perkampungan warga. Sementara warga memilih bertahan dan menolak pemasangan patok lahan sebagai langkah untuk merelokasi.

Warga yang menolak akhirnya dipukul mundur menggunakan gas air mata dan cara kekerasan. Sebanyak enam warga dilaporkan ditangkap pasca insiden ini. (suara.com)

Berita Terkait

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an
Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka
Bongkar Habis Sengketa Pilpres 2024; Pengamat: Presiden Jokowi dan 8 Menteri Ini Seharusnya Bersaksi di Sidang MK
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 13:27 WIB

Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an

Senin, 15 April 2024 - 13:11 WIB

Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka

Senin, 15 April 2024 - 12:51 WIB

Bongkar Habis Sengketa Pilpres 2024; Pengamat: Presiden Jokowi dan 8 Menteri Ini Seharusnya Bersaksi di Sidang MK

Berita Terbaru

Tim bola voli Korea Selatan Red Sparks tiba di Jakarta (sumber: suara.com)

Olahraga

Tiba di Jakarta, Red Sparks Siap Hadapi Indonesia All Star

Rabu, 17 Apr 2024 - 05:16 WIB