Laporan Tajeri LPG tak Sesuai HET di Barito Utara Direspon Komisi VII DPR RI

- Jurnalis

Senin, 6 Maret 2023 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Tajeri, anggota DPRD Barito Utara, meminta Tim Satgas melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi yang kembali marak di tingkat eceran.Foto.dok/1tulah.com

H Tajeri, anggota DPRD Barito Utara, meminta Tim Satgas melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi yang kembali marak di tingkat eceran.Foto.dok/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Laporan anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri terkait mahalnya Liquefied petroleum gas atau LPG 3 kg bersubsidi dan diduga banyaknya pangkalan fiktif, ditanggapi komisi VII DPR RI.

Komisi VII mememinta masyarakat melaporkan ke aparat penegak hukum jika cukup bukti.

“Laporan saya di terima komisi VII. Ada wakil kita di sana yaitu Bapak DR Willy M Yosefh. Dia meminta masyarakat melaporkan ke aparat penegak hukum jika cukup bukti,” kata H Tajeri kepada 1tulah.com, Minggu 6 Maret 2023.

Dikatakannya, pihak komisi VII juga bisa memberi rekomendasi kepada pertamina menindak sekaligus meminta pencabutan izin agen-agen nakal.

Terkati ditanggapinya laporan dia, politisi Partai Gerindra Barito Utara ini mengajak masyarakat aktif dan berani melaporkan temuan di lapangan, terkait dugaan penyelewengan LPG bersubsidi 3 kg. Baik itu yang memainkan harga ataupun modus lainnya.

Baca Juga :  Bupati Buka Rakor TPAKD, Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Inklusif bagi Ekonomi Daerah

Mari bergandengan tangan dan bersatu, karena keinginan kita dan juga kami wakil rakyat di DPRD subsidi dari pemerintah jangan sampai diselewengkan. Harga sesuai HET harus ditertibkan,” terangnya.

Tidak itu saja, dia juga meminta Pemerintah Daerah Barito Utara bersama tim satgas mau tegas memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) di wilayahnya.

Sebab, aturan HET sudah di buat dua tahun lalu. Namun kenyataan di lapangan sampai sekarang HET seperti enggan diterapkan.

“Percuma HET di buat, tetapi tak diterapkan. Akhirnya masyarakat tak mampu jadi kesulitna mendapatkan harga sesuai HET. Kami akan pantau terus masalah ini. Dna tidak akan lelahl untuk meneriakkannya,” tutup Tajeri.

Baca Juga :  Bukan Cuma Risiko! Intip Peluang Cuan di Balik Anjloknya Rupiah ke Rp17.000

Sementara itu, hingga saat ini, Tim pemantau masih terus menemukan harga LPG bersubsidi 3 kg di jual mahal oleh agen dan juga oleh kios-kios.

“Ini saya menemukan kios menjual elpiji 3 kg diatas harga HET di kawasan Jalan Muara Teweh-Ampah. Ia menjualnya dengan harga Rp35.000 pertabung. Dari informasi yang berhasil saya ungkap, mereka dapat barang dari pangkalan di simpang Jingah sudah seharga Rp32.000 per tabung,” kata Sekretaris Tim Pemantau, H Gazali Montalatua.(*)

 

Berita Terkait

PT Suprabari Mapanindo Mineral Berhasil Meraih Peringkat Hijau PROPER 2024–2025
Pemkab Barito Utara Bersama TP PKK Gelar Rakor Percepatan Penanganan Penurunan Stunting 2026
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Putra-Putri Pariwisata Barito Utara 2026 Masuki Grand Final, Siapkan Duta Wisata Berkualitas
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:12 WIB

PT Suprabari Mapanindo Mineral Berhasil Meraih Peringkat Hijau PROPER 2024–2025

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Barito Utara Bersama TP PKK Gelar Rakor Percepatan Penanganan Penurunan Stunting 2026

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 17:51 WIB

Putra-Putri Pariwisata Barito Utara 2026 Masuki Grand Final, Siapkan Duta Wisata Berkualitas

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Berita Terbaru