Viral! Aksi Bullying Siswa SMP di Bandung, Kepala Korban Ditendang Berkali-kali Hingga Pingsan

- Jurnalis

Minggu, 20 November 2022 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Pembullyian oleh siswa SMP di Bandung. (Foto: @salmandong)

Aksi Pembullyian oleh siswa SMP di Bandung. (Foto: @salmandong)

1TULAH.COM – Viral sebuah video memperlihatkan tindakan aksi kekerasan bullying antar siswa kembali terulang. Kali ini korbannya, siswa salah satu Sekolah menengah pertama (SMP), di Kota Bandung.

Perbuatan buruk tersebut ditampilkan dalam sebuah video yang disebarkan oleh salah satu warganet yaitu @salmandoang di aplikasi Twitter pada hari Jumat, 18 November 2022 sekitar pukul 19.25 WIB.

Video ini langsung viral dan mendapatkan banyak komentar dari para pengguna Twitter lainnya. Hingga saat ini video viral tersebut telah di-retweet oleh 24 ribu orang dan disukai oleh 52 ribu orang.

Akun @salmandoang memberitahukan, bahwa kejadian bully terhadap siswa SMP yang tidak diketahui namanya ini terjadi pada saat jam pelajaran masih berlangsung.

Mirisnya kejadian tersebut terjadi di dalam ruang kelas, yang sehari-hari dijadikan tempat belajar untuk para siswa di Sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bandung.

Korban terlihat dipakaikan helm di kepalanya oleh seorang siswa lainnya, setelah itu kepala korban yang telah terpasang helm ditendang dan dipukul dengan tangan.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Tendangan tersebut berlangsung beberapa kali hingga mengakibatkan korban jatuh terhempas ke lantai kelas.

“Bullying di Sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bandung. Kejadian siang ini pada jam sekolah. Korban adalah keluarga kawan saya, dilarikan ke RS setelah pingsan,” tulis akun @salmandoang di akun Twitter pribadinya.

Setelah tweet tersebut viral dan dibagikan oleh ribuan warganet, pemilik akun tersebut juga memberikan update berkala terkait kasus tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh dari akun Twitter tersebut, saat ini kondisi kepala korban telah diperiksa oleh dokter dan telah dinyatakan tidak mengalami kerusakan yang membahayakan.

Menanggapi kasus perundungan ini, pihak keluarga korban memang mengakui bahwa selama ini korban tergolong anak yang pendiam.

Informasi terbaru mengatakan, bahwa keluarga korban akan mendatangi sekolah yang bersangkutan untuk mendiskusikan kasus perundungan ini dengan pihak sekolah.

Sementara itu, hingga saat ini video tersebut telah ditonton oleh lebih dari 1,8 juta kali di media sosial Twitter melalui akun @salmandoang.

Baca Juga :  Pemkab Mura Siapkan Dua Skema Beasiswa melalui Kartu Hebat Mahasiswa

Kasus pembullyan yang terjadi kesekian kalinya ini, mengundang banyak turut prihatin dari masyarakat. Hal tersebut bisa dilihat dari beberapa komentar yang tersemat di postingan tersebut.

Sebagian besar warganet mengaku sedih dan takut dengan kenyataan bahwa perilaku pembullyan masih saja terjadi, bahkan di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi lingkungan nyaman untuk para siswa.

Berikut ini beberapa komentar para pengguna Twitter di postingan video viral tersebut:

“Ya tuhan,, Gimana kabar adeknya sekarang?” warganet cemas.

“Cuma bisa ngebayangin kalo anak sendiri yang diginiin gue apain tuh anak yang nendang kepala” kata warganet.

“Nah ini, kalo dimaklumi terus nanti bisa lebih mengkhawatirkan kelakuan dia juga kedepannya,” tambah lainnya.

“Ga lucu sumpah, dan yang bikin gemes adalah yang cengar cengir mana udah dilantai ditindih pula,” ujar warganet.(Nova)

Artikel ini pertama kali tayang di yoursay.suara.com, dengan judul Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Bully, Kepala Ditendang Sampai Pingsan

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru