Psikolog : Keinginan Orangtua Berpengaruh pada Kehidupan Anak, Benarkah?

- Jurnalis

Sabtu, 12 November 2022 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi potensi anak, bakat anak. (Freepik.com/jcomp)

Ilustrasi potensi anak, bakat anak. (Freepik.com/jcomp)

1TULAH.COM – Beberapa orangtua, kerap kali memiliki keinginan untuk mengarahkan anaknya menjadi sosok yang diinginkannya. Biasanya, orangtua akan mengarahkan anaknya untuk menempuh pendidikan agar bisa memiliki profesi sesuai dengan keinginannya.

Tidak bisa dipungkiri jika terkadang apa yang diinginkan orangtua tidak sejalan dengan keinginan anak. Bahkan, beberapa orangtua kerap memaksa anak untuk melakukan hal yang diinginkannya. Padahal, anak itu sendiri tidak menyukainya.

Dengan kata lain, potensi anak bisa tidak maksimal salah satunya adalah karena kesalahan orangtua. Simak penjelasan psikolog untuk menghindarinya.

Melansir suara.com jaringan 1tulah.com, Psikolog Erika Kamaria Yamin, M. Psi., Psikolog, CHt mengatakan, keinginan orangtua itu dapat berpengaruh pada kehidupan anak. Padahal seharusnya orangtua membiarkan bebas anak untuk mengeksplor keinginan dan hal yang diminatinya.

Erika juga menjelaskan, terdapat beberapa batasan yang kerap kali dilupakan orangtua. Padahal, itu akan sangat memengaruhi kehidupan sang anak dalam menggali potensinya. Beberapa batasan tersebut, di antaranya sebagai berikut.

1. Terlalu terburu-buru dalam menentukan bakat dan minat anak

Sikap terburu-buru juga menjadi hal yang menghalangi anak dalam menggali potensi dalam dirinya. Berdasarkan penjelasan Erika, terkadang orangtua zaman sekarang terlalu cepat menentukan potensi anak. Padahal, usia anak tersebut masih terbilang sangat muda.

Selain itu, saat anak dewasa juga dirinya akan mendapat berbagai pengalaman baru. Oleh sebab itu, menentukan potensi dan minat anak terlalu cepat justru tindakan yang salah.

Baca Juga :  Imigrasi Amankan 16 WNA di Sukabumi Terkait Dugaan Love Scamming, Segera Dideportasi!

“Pertama sih jangan terlalu terburu-buru, karena orangtua zaman sekarang pengen anaknya sukses juga. Cuma kadang-kadang tuh setahun kayak udah tahu anaknya mau ke mana. Padahal yang paling penting untuk anak usia dini itu tadi itu pondasinya itu dulu, stimulasinya dulu gitu,” ucap Erika saat diwawancarai dalam acara Kiddofest 2022 Opening Press Conference, Kamis (10/11/2022).

2. Orang tua banyak berpikir kalau potensi genetik

Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!
Ilustrasi potensi anak, bakat anak. (Freepik.com/jcomp)

Hal lain yang juga menjadi kendala anak menggali potensi yaitu orangtua sering berpikir karena keturunan. Dikatakan, beberapa orangtua berpikir kalau potensi itu karena genetik. Padahal, menurut Erika, potensi anak itu bisa saja berbeda dengan kemampuan orang tuanya.

“Banyak orangtua yang berpikir kalau potensi itu genetik, “Ah papa tuh suka musik pasti kamu juga bisa”, padahal belum tentu gitu. Orang tua itu kan harusnya tadi pola asuhnya membentuk anak akan suka sesuatu atau enggak,” jelas Erika.

Orang tua juga kerap kali mengeluh dengan pekerjaan yang dilakukannya. Di sisi lain, ia menginginkan sang anak menjalani profesi yang sama. Hal ini yang membuat anak menjadi bingung. Pasalnya, ia melihat jika orangtua kerap mengeluh dan akan membuatnya berpikir jika pekerjaan tersebut tidak menyenangkan.

“Misalnya kayak nih orangtua pulang kerja gitu kan capek di rumah abis itu dia ngeluh gitu, nah anak di pikirannya kayak kerjaan si papa nih enggak seru gitu karena tiap kali pulang ke rumah aku dimarahi terus gitu. Jadi orangtua itu harusnya membentuk persepsi anak atas bidang potensi itu, bisa bikin anak suka bisa bukan bikin anak ilfeel,” sambung Erika.

Baca Juga :  Avia Masters Crash Game: Fast‑Paced Rides for Quick Wins

3. Orang tua harus tahu anak punya keinginan sendiri

Hal lain yang perlu orangtua pahami adalah, mengetahui jika anak memiliki keinginannya sendiri. Menurut Erika, orangtua harus bisa membiarkan anak untuk mengeksplor keinginannya. Karena tidak semua anak menyukai hal yang diinginkan orang tuanya.

“Apunya keinginannya sendiri. Jadi kadang-kadang orangtua punya ekspektasi kayak misalnya harus bisa jadi dokter, atau anak aku bisa main musik. Padahal belum tentu anaknya mau itu gitu. Kayak belum tentu semua orang suka makan duren gitu” ujar Erika.

Oleh sebab itu, menurut Erika orangtua harus bisa membangun komunikasi yang baik. Jangan sampai orangtua memaksa keinginannya dan berdampak buruk bagi anak. Orang tua juga harus memahami, anak memiliki kontrol untuk menjalani hidupnya sendiri.

“Jadi komunikasi luarnya itu yang harus terjalin dengan baik. Jadi jangan ‘mama tuh udah tau yang terbaik untuk kamu’ enggak gitu. Anak juga punya perasaan juga pikiran dan berhak mengutarakan pendapat mereka sendiri, karena ini hidup mereka, mereka yang menjalani dan menentukan gitu,” pungkasnya. (suara.com)

Berita Terkait

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?
LocoWin Casino: Quick‑Hit Slots und blitzschnelle Gewinne
Ka casino: Quick‑Hit Gaming voor Directe Winsten
Buntut Potongan Video JK di UGM, Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim
Polisi Dalami Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati, Pengasuh Diperiksa
Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif
Pimpin Upacara Otda dan Hardiknas, Ini Pesan Wabup Rahmanto Muhidin

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIB

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:57 WIB

LocoWin Casino: Quick‑Hit Slots und blitzschnelle Gewinne

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:17 WIB

Ka casino: Quick‑Hit Gaming voor Directe Winsten

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB

Polisi Dalami Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati, Pengasuh Diperiksa

Senin, 4 Mei 2026 - 18:28 WIB

Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif

Senin, 4 Mei 2026 - 15:41 WIB

Pimpin Upacara Otda dan Hardiknas, Ini Pesan Wabup Rahmanto Muhidin

Senin, 4 Mei 2026 - 15:19 WIB

Pesan Mendalam Arton S. Dohong di Perayaan Dharma Shanti Nyepi Kalteng

Berita Terbaru

Berita

Ka casino: Quick‑Hit Gaming voor Directe Winsten

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:17 WIB