Kebiasaan Menghisap Vape Sejak Remaja, Paru-Paru Gadis Ini Rusak dan Lemah

- Jurnalis

Minggu, 13 Februari 2022 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vafe

Ilustrasi vafe

1tulah.com– Akibat kebiasaannya menghisap vape sejak remaja, Juliet Roberts (18) mengalami kerusakan paru-paru dan pneumonia .Ia dilarikan ke rumah sakit pada Januari lalu setelah kesulitan bernapas. Ia pun harus mendapat bantuan hidup dari mesin dan oksigen.

Sekarang, ketika dalam masa pemulihan di rumah, ia berisiko terkena serangan jantung karena tekanan paru-parunya lemah.

“Saya terbangun dengan perasaan seperti masuk angin dan tidak enak badan. Seiring berjalannya waktu, saya mulai merasa memburuk,” jelas gadis dari Mount Pleasant, Tennessee, ini.

Tiga hari kemudian Juliet pun merasa kesulitan bernapas dan dilarikan ke rumah sakit oleh kekasihnya.

Baca Juga :  Rakerda TP-PKK Murung Raya Fokus Pemberdayaan dan Kesejahteraan

“Begitu dokter memeriksa vital saya, tiga perawat bergegas masuk karena kadar oksigen saya sangat rendah,” sambungnya, dilansir suara.com menyadur New York Post.

Kondisinya memburuk, hingga dokter memasangkan ventilator untuk Juliet.

“Dokter mengatakan bahwa pada dasarnya saya sekarat, saya sangat lega bisa ke rumah sakit,” imbuhnya.

Hasil x-ray paru-parunya tampak putih, menunjukkan betapa parah infeksi yang dideritanya.

“Ketika Anda mendapat hasil rontgen paru-paru, itu seharusnya berwarna hitam dan satu-satunya yang putih adalah tulang rusuk. Tapi milik saua, Anda hampir tidak bisa menghitung tulang rusuk saya karena betapa putihnya itu,” sambung Juliet.

Juliet diberi tahu bahwa masa pemulihannya bisa mencapai tiga hingga 12 bulan. Dia harus hati-hati menghindari penyakit apa pun yang bisa membebani paru-parunya.

Baca Juga :  Kabar Penangkapan Syekh Ahmad Al Misry Hoaks, Polri: Posisinya Masih Dilacak!

Detak jantung Juliet bisa melonjak hingga 150 hanya dari naik tangga, dan itu sangat berbahaya karena berisiko menyebabkan serangan jantung.

Gadis ini juga mengatakan bahwa paru-parunya tidak akan pernah kembali ke semula. Bahkan, kondisinya hanya cukup untuk membuatnya bernapas.

“Jika saya terkena flu biasa, kondisi saya akan kembali ke semula karena paru-paru saya sangat lemah. Teman-teman saya harus menjelani tes Covid-19 ketika berkunjung dan menemui saya, hanya untuk memastikan keamanan,” tandas Juliet.

 

Berita Terkait

Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya
10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI
Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta
Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!
Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!
Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang
Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers
SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:34 WIB

Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:21 WIB

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Senin, 18 Mei 2026 - 14:06 WIB

Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Senin, 18 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!

Senin, 18 Mei 2026 - 07:37 WIB

Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang

Senin, 18 Mei 2026 - 06:45 WIB

Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Berita Terbaru