Ada Bau Menyengat, Setelah Pintu di Buka Ternyata 

- Jurnalis

Selasa, 29 Juni 2021 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

korban LW saat dievakuasi dari kamarnya

korban LW saat dievakuasi dari kamarnya

1tulah.com, PURUK CAHU – Polres Murung Raya (Mura) merilis penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukam tewas di rumah dinas Kopel II nomor 134 di jalan Cilik Riwut Komplek DAM (worshop PU) tempat tinggal korban, Selasa (29/06/2021) siang.

Hasil olah TKP, kondisi mayat berada didalam kamar yang tidak terkunci dan mayat pada posisi berbaring diatas kasur menyamping kesebelah kanan dan memeluk bantal. Mayat tersebut menggunakan pakaian jenis kaos namun tidak memakai celana.

Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana Sik, mengatakan, penemuan berawal pada hari Selasa (29/06) sekitar pukul 13.00 wib pada saat saksi (Reynaldi) sedang istirahat pulang kerumah, tiba-tiba mencium bau yang menyengat dari rumah tetangga. Saksi juga melihat banyak lalat dibagian jendela kamar dan depan pintu rumah. Ia curiga adanya orang meninggal dirumah tersebut.

Baca Juga :  Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya

“Saat ditemukan kondisi mayat sudah bengkak, mengeluarkan bau busuk dan cairan dari mulut berupa lendir dan dari anus mengeluarkan kotoran,” jelas
Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana Sik dalam rilisnya.

Sementara, di dalam kamar saat itu televisi sedang menyala, ac menyala, lampu juga menyala; serta Handphone yang masih dalam keadaan di charger dan ditemukan obat-obatan namun secara umum kondisi rumah dalam keadaan masih tertata rapi dan pintu tertutup rapat.

Lanjut Kapolres, pada hari Minggu (27/06/2021) tetangga korban sempat melihat korban sedang memanaskan mobil merk CRV Nopol. B 8989 LI ditempat parkir komplek dan kemudian setelah itu masuk kembali kerumahnya dan tidak terlihat lagi.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

LW (45) diketahui merupakan PNS di Dinas KominfoSP Mura Bidang Statistik dan Persandian dengan status duda dan  memiliki dua orang anak.
Korban juga diketahui memiliki riwayat sakit diabetes dan pernah diamputasi pada kaki bagian sebelah kiri.

“Penyebab meninggalnya LW masih dalam proses penyelidikan dan kasus tersebut ditangani Polres Murung Raya,” tukas Kapolres.

Sementara pihak keluarga korban telah setuju untuk memakamkannya di kota Puruk Cahu, mengingat kondisi mayat sudah membusuk dengan bau yang menyengat. (sur)

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres
Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 21:42 WIB

Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Jumat, 17 April 2026 - 18:40 WIB

Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6

Jumat, 17 April 2026 - 16:39 WIB

Pengawasan Elpiji Subsidi dan BBM Kalimantan Tengah 2026 Diperketat, Gubernur Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Berita Terbaru