Terekam CCTV, Seorang Wanita Nyuri Kembang Aglonema di Muara Teweh Viral di Medsos

- Jurnalis

Kamis, 1 April 2021 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pencurian bunga Aglonema oleh seorang wanita viral saat terekam CCTV.

Aksi pencurian bunga Aglonema oleh seorang wanita viral saat terekam CCTV.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Seorang wanita terekam CCTV melakukan aksi pencurian kembang di salah rumah warga Viral di media sosial. Peristiwa nya terjadi di Kota Muara Teweh, tepatnya di Jalan Pramuka Gg Simpang SPBU Talentas, Kamis (1/4/2021) sekira pukul 02.00 dini hari. Pencurian itu, ternyata tidak hanya sekali, tapi berulang kali terekam.

Dari salah satu rekaman CCTV, pertanggal 26/3/2021), ciri-ciri pelaku berjenis kelamin wanita dengan tubuh tak terlalu tinggi itu, perawakan pendek dan gempal. Saat terekam CCTV, aksinya kelihatan begitu cepat saat mengambil kembang Aglonema.

Wajah pelaku tak terlihat, lantaran ia menutup wajah dengan menggunakan kain sarung.  Aksi pencurian tersebut hampir setiap malam dilakukan oleh pelaku yang terlihat jelas di CCTV yang dipasang di depan rumah.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Mama Fadli (43), akibat aksi pencurian itu dia mengaku merugi jutaan rupiah, karena puluhan tanaman hias yang berada didepan rumahnya digondol maling.

Penuturan korban, memperkirakan ada sekitar 11 pot tanaman hiasnya yang dicuri dengan harga yang bervariasi.

“Kalau total kerugian bisa mencapai jutaan karena ada beberapa jenis bunga seperti Keladi, Aglonema (banyak jenisnya) dan janda bolong,” kata mama Fadli, Kamis (1/4/2021) siang.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Korban curiga, pelaku memasuki areal taman hias tersebut melewati pagar yang sudah dibuat olehnya. Dia pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Mungkin semua warga di sini sudah pernah kehilangan tanaman hias, tetapi jumlahnya tidak seberapa, ada yang dua pot sampai tiga pot tanaman hias. Dan aksi pencurian itu dilakukan setiap malam, kadang dua pot tanaman hias yang ia curi, malam berikutnya dilakukan lagi aksi pencurian pot tanaman. Kita berharap pelaku bisa tertangkap agar jera dan tidak lagi mengulangi perbuatannya,” tutupnya. (eni)

Berita Terkait

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Berita Terbaru