Pelajar di Mura Tewas Tersengat Arus Listrik, Ini Kronologinya

- Jurnalis

Kamis, 11 Maret 2021 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PURUK CAHU – Seorang pelajar Fefen Prengky (17) warga Kelurahan Muara Tuhup Kecamatan Laung Tuhup (Latup) Kabupaten Murung Raya (Mura) tewas diduga tersengat listrik.Saat itu, korban sedang mencuci sepeda motor

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (11/03/2021) sekitar pukul 11.30 Wib, tepat didepan rumah korban di jalan Isran As Rt 04. Kapolsek Laung Tuhup Ipda Ismail Lubis SH membenarkan kejadian.

Diterangkan, berdasarkan keterangan ibu korban Mimi Susanti (39) bahwa pada saat itu ia duduk di teras rumah melihat ada mobil pickup melintas di depan rumah dan bagian atas mobil pickup tersangkut kabel pompa air yang bergantung diatas jalan yang bertegangan listrik. hingga kabel terseret dan terlepas dari sambungan kabel pompa air.

Baca Juga :  Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya "Ganti Pemain" ke BUMN

Lanjutnya, melihat hal tersebut ibu korban berteriak memanggil supir pickup untuk berhenti, dan pada saat itu anaknya yang sedang mencuci sepeda motor di depan rumah mendatangi kabel yang terlepas tersebut dan memegangnya.
“Diperkirakan, kabel yang terlepas masih ada arus listriknya sehingga pada saat kabel tersebut dipegang, korban tersengat arus listrik dan langsung pingsan ditempat,” kata Kapolsek Ismail Lubis, Kamis (11/03/2021) sore

Baca Juga :  Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Bersama warga lainnya ibu korban lalu membawa anaknya ke Puskesmas Muara Tuhup untuk mendapat pertolongan. Namun sayang,
sesampainya di Puskesmas Muara Tuhup korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Saat ini 1 unit mobil jenis pickup mitsubisi L300 dengan Nopol DA 8249 BM telah diamankan di Mapolsek Laung Tuhup bersama dengan sopir Tajudin Noor guna dimintai keterangan lebih lanjut. (sur)

Berita Terkait

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
Gubernur Kalteng dan Pangdam Tanam Pohon di Tumbang Nusa, Perkuat Pencegahan Karhutla
Bukan Agenda Sesaat, Pemkab Seruyan Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Kebiasaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Kalteng dan Pangdam Tanam Pohon di Tumbang Nusa, Perkuat Pencegahan Karhutla

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Bukan Agenda Sesaat, Pemkab Seruyan Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Kebiasaan Berkelanjutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Peminat Bantuan Bedah Rumah di Seruyan Diperkirakan Melebihi Kuota 248 Unit

Berita Terbaru