14.680 Vaksin Sinovac Covid-19 Untuk Warga Kalteng Tiba

- Jurnalis

Selasa, 5 Januari 2021 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PALANGKA RAYAVaksin Sinovac Covid-19 untuk warga Kalimantan Tengah datang. Sebanyak 14.680 dosis vaksin itu tiba di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, Selasa (5/1/2021).

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng, Ayonni Rizal, mengatakan, yang datang ini vaksinasi tahap awal dan diperuntukan bagi para tenaga keseahatan. Diutamakan bagi mereka yang bertugas atau bersentuhan langsung dengan penanganan Covid-19 di fasilitas-fasilitas kesehatan.

“Kita tinggal menunggu menunggu izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Bpom) RI. Setelah izin penggunaan darurat itu keluar, maka vaksin sudah bisa didistribusikan ke kabupaten dan kota di provinsi ini. Kemungkinan antara tanggal 7 atau 8 ini,” kata Ayonni Rizal.

Baca Juga :  Pelantikan ORADO Kalimantan Tengah 2026 Resmi Digelar, Dorong Prestasi dan Pengembangan Olahraga Domino

Disisi lain, Kepala BPOM Palangka raya, Leonard Duma mengatakan, selama menunggu izin penggunaan darurat keluar, dinas kesehatan harus menyimpan vaksin tersebut dalam suatu ruangan dengan suhu 2 hingga 8 derajat Celcius.

“saat ini pengamatan dari inspektur kami, Dinkes melalui instalasi farmasi provinsi di sini sudah menyiapkan fasilitas itu dengan suhu ruang penyimpanan 2,2, yang berarti sudah sangat aman,” kata Leonardo Duma.

Baca Juga :  Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto 'Cat Eyes' di Balik Fitnah.

Lebih lanjut dijelaskan, belum keluarnya izin penggunaan darurat, disebabkan pihaknya masih mengumpulkan sejumlah data terkait keamanan dari vaksin tersebut.

“Kita belum punya data yang banyak, harus dikumpul uji klinis yang sedang dilaksanakan di negara kita termasuk yang dilaksanakan di negara lain. Kemudian data itu kita kumpulkan dan dilakukan evaluasi dan itu kemungkinan tanggal 7 tanggal 8 baru ada keputusan, itu dengan catatan data yang dihasilkan dari uji klinis tahap 3, tidak ada yang membahayakan kesehatan masyarakat karena masalah kesehatan tidak bisa uji coba,” tukasnya. (Ra/eni)

Berita Terkait

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 21:42 WIB

Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Jumat, 17 April 2026 - 18:40 WIB

Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6

Berita Terbaru