Banyak Kejanggalan, Polisi Bongkar Kuburan Korban Gantung Diri di Desa Kamawen

- Jurnalis

Rabu, 25 November 2020 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Masih ingat dengan Rito Riadi(31) warga Desa Kamawen yang di temukan gantung diri dirumahnya 12 Agustus 2020 lalu?  Perkembangan teranyar, Polisi menemukan fakta baru. Banyak kejanggalan atas kematian korban warga Rt 01 Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara (barut) Kalimantan Tengah itu.

Makam dibongkar tim forensik Polres Barut bersama jajaran Polsek Montallat untuk dilakukan autopsi mengetahui penyebab kematian korban.

“Kuburan kita bongkar dilakukan outopsi tanggal 3 November 2020. Jasad di bawa ke Palangkaraya hasilnya mengejutkan banyak terjadi kejanggalan atas kematian korban,” kata Kapolserk Montallat Iptu Rahmat Tuah saat ditemui 1tulah.com di Mapolres, Rabu (25/11/2020) sore.

Baca Juga :  Rekor OTT 2026! Bupati Tulungagung Jadi Kepala Daerah Ke-10 yang Terjaring KPK
Polisi saat membawa jasad korban ke dalam ambulance

Dalam beberapa bulan teakhir, Polisi banyak mendapat laporan dari warga termasuk pihak keluarga terkait kejanggalan-kejanggalan kematian Rio. Keluarga meyakini dia (korban) bukan bunuh diri melainkan dibunuh.

“Keluarga awalnya ragu karna sudah menandatangai penyebab kematian. Namun akhirnya mereka melapor, dan polisi melakukan penyidikan di TKP hingga akhirnya memutuskan bongkar kuburan memastikan penyebab kematian,” ungkap Rahmad.

Rahmad tak merinci apa saja kejanggalan-kejanggalan ditemukan polisi. dia hanya menyebut  hasilnya dipakai untuk kepentingan penyelidikan, belum dapat dibuka saat ini.

Baca Juga :  Tower Telekomunikasi di Desa Sikui Dalam Ancaman Longsor, Bupati Barito Utara Ambil Langkah Cepat

Seperti diberitakan, warga Desa Kamawen geger pada Rabu (12/8/2020) sekira pukul 17.00 WIB. Seorang lelaki diketahui belakangan bernama Rito Riadi(31) di temukan tewas gantung diri dirumahnya.

Posisinya saat ditemukan menggantung di tiang atap rumah, tepatnya di ruang tamu keluarga. Korban, saat ditemukan warga  masih menggunakan baju dan celana lengkap. Hanya saja, kondisi mayat sudah mulai bengkak dan membusuk. (eni)

Berita Terkait

PT Suprabari Mapanindo Mineral Berhasil Meraih Peringkat Hijau PROPER 2024–2025
Pemkab Barito Utara Bersama TP PKK Gelar Rakor Percepatan Penanganan Penurunan Stunting 2026
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Putra-Putri Pariwisata Barito Utara 2026 Masuki Grand Final, Siapkan Duta Wisata Berkualitas
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:12 WIB

PT Suprabari Mapanindo Mineral Berhasil Meraih Peringkat Hijau PROPER 2024–2025

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Barito Utara Bersama TP PKK Gelar Rakor Percepatan Penanganan Penurunan Stunting 2026

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 17:51 WIB

Putra-Putri Pariwisata Barito Utara 2026 Masuki Grand Final, Siapkan Duta Wisata Berkualitas

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Berita Terbaru