Dukung Foot Estate Kalteng, Sukamara Kembangkan Peternakan Sapi

  • Bagikan
,

 

1tulah.com, SUKAMARA– Pelaksana tugas Plt Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalteng, Elfiansyah, meninjau lokasi ranch (peternakan besar) sapi di Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Jumat (30/10/2020).

, ,

Plt Gubernur Kalteng mengatakan, peternakan sapi yang ada di Kabupaten Sukamara, guna mendukung Program Food Estate di Provinsi Kalteng. Bahkan, luas hutan produksi di Kecamatan Lunci-Jelai yang sudah mendapatkan izin pinjam pakai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk pengembangan lokasi ternak sapi mencapai 20.000 hektare (Ha).

Sementara itu, jenis sapi yang akan dikembangkan di Kabupaten Sukamara, yakni jenis sapi eksotik Australia Brahman Cross. Bahkan, pemerintah Kabupaten Sukamara juga melibatkan masyarakat setempat, dalam mengembangkan peternakan sapi, yang pengelolaannya juga dilakukan atas kerjasama dengan pihak ketiga, baik pengusaha lokal maupun nasional, guna mempercepat pengembangan peternakan sapi.

“Kita yakin seyakin-yakinnya, dengan padang savana yang luas, makanannya juga tersedia tanpa dicari lagi, sapi di Sukamara menjadi sapi pertama di Kalteng yang luar biasa. Ini baru 900 ekor sudah begitu indah pemandangannya, apalagi nanti 20.000 ekor,” kata Habib Ismail bin Yahya.

Lebih lanjut dijelaskan, peninjauan tersebut juga dilakukan sebagai persiapan kunjungan kerja (kunker) Presiden RI, Joko Widodo, yang rencananya akan dijadwalkan pada Desember mendatang.

“Dan Insya Allah bulan Desember, setelah Pilkada, Bapak Presiden kita berkunjung ke sini untuk meresmikan ranch sapi ini,” ucapnya.

Selain meninjau peternakan sapi, Plt Gubernur Habib Ismail dan rombongan juga meninjau lokasi pembangunan Helipad, Saung atau Gazebo, dan Menara Pantau terkait rencana kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Bumi Gawi Barinjam. (Ra/eni)

 Advertisement Here ,
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *