Pendemi COVID-19, Media di Tuntut Mampu Memberi Informasi

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2020 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH – Wartawan Senior Suryopratomo menyampaikan, wartawan harus mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat, dalam pembangunan bangsa dan negara. Khususnya pada upaya edukasi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dalam menjalani kehidupan baru ini.

“Perlu strategi dan pendekatan dalam pelaksanaan tugas dilapangan agar seorang wartawan tetap dapat berita ditengah pandemi Covid-19 yang akibat kurangnya pemahaman masyarakat dan menganggap pendemi Covid-19 ini sebagai suatu yang horor atau menakutkan bahkan kadang masyarakat sampai mengucilkan,” ujar Suryo, saat menjadi nara sumber webinar SKK Migas-KKKS Kalsul, bertajuk “Jurnalis Bertahan Ditengah Pandemi,” Kamis (10/9/2020).

Dikatakan Suryo, pandemi Covid-19 ini bisa disembuhkan oleh penanganan tenaga kesehatan. Untuk itu, perlu dengan cara mendapat informasi  benar dari sumber petugas gugus tugas untuk memberi informasi secara benar kepada media.

Lagi tambahnya, pandemi Covid-19 memang semua sektor mengalami penurunan income, termasuk media baik secara nasional, maupun daerah. Penurunan pendapatan ini terjadi secara drastis sekira mencapai 40 persen.

“Kondisi ini dialami semua media. Sehingga, diperlukan peran pemerintah untuk mendukung media agar tetap eksis pada industri media. Sebab peran media dalam melakukan pencerahan terhadap masyarakat, terkait penyebaran dan penanganan Covid-19 cukup besar dan perlu mendapat perhatian dari pemerintah,” kata suryo.

Baca Juga :  Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Ketua IJTI Sultra, Amanda Komaling memberikan pencerahan pada Wibinar tersebut mengenai bagaimana wartawan atau seorang jurnalis itu dapat bertahan ditengah pandemi. “Sebab sudah jelas tugas seorang wartawan diperhadapkan pada tantangan. Baik dari segi peliputan di lapangan maupun, konten pemberitaan yang akan disajikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Amanda menyampaikan, saat melakukan peliputan Covid-19, dirinya sering mengalami penolakan dari petugas Tim Gugus Tugas maupun Satgas, sehingga seorang wartawan dibutuhkan kedekatan atau komunikasi yang baik kepada Gugus Tugas, maupun masyarakat terutama pihak keluarga.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menyampaikan, wartawan  dalam melaksanakan peliputan dilapangan, sering mengalami penolakan dan penekanan.

Ia menilai memang perlu ada pendekatan dan komunikasi yang baik antara wartawan, narasumber seperti petugas penangan Covid-19 maupun dengan pihak keluarga.

“Seorang wartawan atau jurnalis juga harus mampu melindungi dirinya, karena saat melakukan peliputan khususnya, terkait Covid-19,” jelasnya.

Mantan wartawan ini, mengaku tengah memperjuangkan masa depan para wartawan. Namun mitranya melalui Dewan Pers. Untuk itu, ia terus mendorong pemerintah dalam penegakan regulasi pers baik dari sisi keringanan pajak bagi perusahaan pers sampai ke masalah insentif.

Namun masalah ini masih terjadi perdebatan di Dewan Pers, sehingga pemerintah masih belum bisa memberi keputusan terkait masalah pers ini. Demikian pula dengan perlindungan wartawan, saat melaksanakan peliputan dilapangan yang menjadi acuan adalah UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang tidak ada turunan seperti peraturan pemerintah.

Baca Juga :  TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Karena UU Pers ini dibahas dan dibuat oleh Dewan Pers yang terdiri dari berbagai elemen seperti akademisi serta para tokoh pers. Harapannya dalam penyusunan ini diatur sendiri oleh Dewan Pers dan tidak ada campur tangan dari pihak manapun, termasuk pemerintah artinya aturan itu, mereka sendiri yang merumuskan untuk kebaikan dirinya sendiri.

Ia mengakui, meski kegiatan di lapangan terkadang hasil peliputan dan informasi disampaikan masyarakat bersikap apatis. Keadaan itu, membuat kawan-kawan harus memikirkan dalam penyampaian secara inovatif dan adaptif. Sehingga, dapat diterima dengan baik oleh kalangan yang ingin dikonfirmasi.

Sementara, Ketua SKK Migas-KKKS Kalsul Syaifuddin menyampaikan, kondisi lifting industri minyak dan gas bumi, juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Kondisi Covid-19 ini membuat semua elemen instansi mengambil langkah-langkah efisiensi dan melakukan pemangkasan guna penghematan anggaran dalam menjaga stabilitas operasionalnya.

Namun langkah pihaknya tetap memberikan dukungan dan kontribusi terhadap media, untuk tetap eksis dalam dunia jurnarlistik guna kebutuhan menyampaikan informasi kepada masyarakat, dan industri Migas.(eni)

Berita Terkait

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat
Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi
Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh
Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos
Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah
TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting
Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI
Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:39 WIB

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:40 WIB

Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:52 WIB

Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:27 WIB

Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:19 WIB

TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:31 WIB

Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:11 WIB

Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terbaru