Retribusi Tambat Kapal, Dinas Perhubungan Barut Kumpulkan 4 Miliar Lebih

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2020 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH – Meski belum mencapai target diharapkan, kantor Dinas Perhubungan Barito Utara(Barut) Kalimantan Tengah, mampu mengumpulkan dana Rp 4.060 miliar ke kas daerah. Hal ini didapat dari jasa retribusi tambat kapal tongkang batu bara.

Kadis Perhubungan Barut, Fary Kusmiadi didampingi Kabid Pelayaran Sungai dan Perairan, Rijalfi mengatakan, capaian ini memang belum mencapai target, namun di tengah damapk pandemi Covid-19, dimana banyak perusahaan pertambangan tutup beroperasi, kerja keras jajarannya masih bisa menambah pemsukan kas daerah, dari retribusi tambat kapal tongkang batubara yang melintasi Sungai perairan di wilayah Barito Utara.

Baca Juga :  Bocornya Dokumen Rahasia AS: Rencana Akses Udara Menyeluruh di Indonesia dan Dinamika Geopolitik Indo-Pasifik

“Sampai Agustus 2020, kami menyetorkan ke kas daerah Rp 4.060.000.000 dari target Rp7,5 M. Kami proyeksikan selama setahun bisa mendapatkan Rp5 M,” kata Fery Kusmiadi, Rabu(2/9/2020) siang.

Dikatakan Fery, idealnya dalam setahun sekitar 2.500 unit tongkang bisa ditarik retribusi tambat kapal. Tetapi karena berbagai kondisi, salah satunya dampak banyak tutup nya perusahaan tambang beroperasi.

Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Barito Utara, selama 2018 tercatat sebanyak 2.050 melayari Sungai Barito, selama 2019 tercatat 2.129 tongkang, dan sampai Agustus 2020 sebanyak 2.026 tongkang. “Kalau tongkang dari wilayah Murung Raya, statusnya tambat sementara. Kita kenakan retribusi tambat kapal Rp200 ribu per tongkang. Beda dengan tongkang yang wilayah operasi perusahaannya di Barito Utara,” papar Fery.

Baca Juga :  Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Meski dibilang pandai dan kerja keras mengumpulkan dana untuk penambahan kas daerah, dinas Perhubungan juga mesti di ktirik. Sebab pantauan di lapangan, Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara mesti membenahi rambu-rambu pelayaran di Sungai Barito. Banyak rambu pelayaran belum dipasang. Salah satunya terlihat tidak adanya rambu di tempat dan lokasi tambat tongkang.(eni)

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 21:42 WIB

Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Jumat, 17 April 2026 - 18:40 WIB

Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6

Berita Terbaru