1tulah.com,MUARA TEWEH-Tim Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Barito Utara(Barut), melakukan rapid test massal, terhadap ratusan pedagang di sejumlah pasar di Kota Muara Teweh. Sayangnya, mereka(pedagang,red) terlihat ogah-ogahan. Sementara warga justru antusias. Sayangnya mereka tak terdaftar, mengingat rapied test massal ini hanya diperuntukkan terhadap para pedagang.
Pantauan 1tulah.com di lapangan, pelaksanaan rapied test di empat pasar, yaitu Pasar Bebas banjir(PBB), Pasar tradisional IPU, Pasar besar Pendopo dan Pertokoan Barito Permai, semua berjalan lancar. Pengawalan pihak Polisi dan juga TNI terlihat di sana.
Di Pasar Tradisional IPU misalnya, selain pedagang, warga antusias untuk ikut dan mendatangi tempat pemeriksaan di Sekolah madrasah Ibtidaiyah. Sayangnya mereka di tolak lantaran tak terdata. Di Paar tradisional ini, petugas harus menggunakan penggeras suara untuk memanggil pedagang melakukan rapid test. Pemandangan berbeda justru di Pertokoan Barito Permai, para pedagang justru obah ikut menjalani rapid test masal.
“Pedagang disini saat kita data justru banyak yang menghindar. Mau tidak mau mencukupi kuota kami data para ojek, petugas pasar dan tukang parkir,” kata Hadriano Tuah, sal;ah petugas dari Disperingsar Barut, Sabtu(30/5/2020).
Data yang di dapat 1tulah.com, di pasar Bebas banjir(PBB) pedagang yang di rapied test semula 50 sample bertambah menjadi 75 sample. Pasr Tradisional IPU kuotas 100 hanya terakomodir 91 sample. Lalu Perkotoan barito Permai 27 sample dan Pasar Besar Pendopo 75 sample.
Ketua harian Gugus Tugas Penanganan dan percepatan Covid 19 Barut, Jainal Abidin mengatakan, rapid test masal kali ini di khususkan untuk para pedagang. kenapa mereka yang dipilih? mereka lah yang banyak kontak dengan siapapun.
“Jika pedagang yang sudah terdata, namun tidak ikut rapid test di minta untuk lakukan rapid test sendiri di Labkes rumah sakit, namun bayar. Dia tidak mau juga patut dipertanyakan alasannya,” ungkap Jainal,Sabtu(30/5) saat meninjau pelaksanaan Rapid terst masal di Pasar PBB.
Rapid test dilakukan di empat lokasi empat pasar di Kota Muara Teweh, untuk mendeteksi posisi, apakah disini ada PDP. Meskipun harapan kita semua sehat. Namun kalau ditemukan kasus reaktif segera bisa dilakukan isolasi dan dibantu oleh pemerintah daerah.
“Hasil rapied test masal ini akan diumumkan bersamaan,” tutup Sekda tanpa memberitahu kapan diumumkan.(eni)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-225x129.jpg)

















