Lagi, Pasien Dalam Pengawasan Meninggal Dunia di Murung Raya

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2020 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,PURUK CAHU-Pasien dalam pengawasan(PDP) di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya(Mura) kembali dilaporkan meninggal dunia, Kamis(28/5/2020) malam. Kasus ini menambah catatan PDP yang meninggal di daerah ini menjadi tiga orang.

Pejabat mewakili Direktur RSUD Puruk Cahu, dr Martha, menceritakan kronologis pasien, berinisial Ny A(22) yang beralamat di Jalan Tumenggung Silam di rujuk ke rumah sakit, Selasa(26/5). Pasien datang dalam kondisi hamil, kemudian dilakukan pemeriksaan.

Saat dilakukan pemeriksaan, tekanan darah pasein tinggi dan bagian lainnya masih bagus seperti denyut jantung dan pernafasan. Namun pada pemeriksaan dibagian kaki ada ditemukan kelainan, yaitu satu bagian kaki membengkak.

“Sehingga kita lakukan penanganan lebih lanjut karena saat itu kondisi pasien masih belum cukup bulan, kemudian pasien terlebih dahulu dilakukan cek rapiedtest di Puskesmas sebanyak dua kali dan didapat hasil tersebut adalah reaktif,” kata dr Martha dari RSUD Puruk Cahu, Jumat (29/5) dalam press liris bersama tim gugus tugas di aula Gedung A Pemkab Mura.

Baca Juga :  Mura Belajar dari NTB, Program Kredit UMKM

Selanjutnya pada Tanggal 28 Mei pasien ada keluhan batuk. Kemudian dari pemeriksaan pasien pada tekanan darah masih normal dan pada pemeriksaan lanjutan terjadi pembengkakan pada kedua kaki. “Hasil konsultasi kita pada dokter spesialis kandungan dan spasialis paru pasien ini disarankan untuk di rujuk ke RSDS Palangka Raya. Namun, kondisi pasien memburuk dan tekanan darah pasien pun meningkat. Pada Hari Kamis, pukul 23.45 Wib pasien sudah dipersiapkan untuk dirujuk dan sudah berkoordinasi dengan pihak keluarganya,” bebernya.

Namun, pada saat persiapan untuk dirujuk pasien mengalami kejang dan pada pukul 01.20 Wib pasien dinyatakan meninggal dunia dan dilakukan penanganan pemusaran sesuai standar Covid-19 pukul 02.30 Wib.

Baca Juga :  Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya

Ditambahknnya, Pasien PDP yang meninggal gejala mulai terlihat pada tanggl 28 Mei 2020. Awalnya pihaknya fokus bagaimana penanganan pasien pada kehamilan. Kemudian pada saat itu pasien menunjukan kearah gejala status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). “Sehingga kami persiapan pasien untuk rujuk guna mendapatkan tindakan lebih lanjut di rumah sakit yang memang berkompeten,” terang dokter Mrtha.

Dalam jumpa pers itu, selain melaporkan meninggal nya satu PDP, gugus tuga Mura melaporkan total kasus positf Covid-19 mencapai 44 orang rinciannya 24 orang sudah sembuh dan 20 orang masih dalam perawatan baik di RSDS Palangka Raya dan RSUD Puruk Cahu.(eni)

Berita Terkait

Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda
Mura Belajar dari NTB, Program Kredit UMKM
Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya
ORADO Murung Raya Bidik Kejurprov Hingga Kejurnas
Murung Raya Siapkan Duta Wisata ke Tingkat Provinsi
Rahmanto Muhidin: KORMI Jadi Wadah Pemersatu dan Penggerak Olahraga 
Pemkab Mura Targetkan Layanan Kesehatan Lebih Optimal
Kunker Menhan dan Satgas PKH di Mura, Begini kata Bupati Heriyus

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda

Minggu, 12 April 2026 - 14:17 WIB

Mura Belajar dari NTB, Program Kredit UMKM

Minggu, 12 April 2026 - 13:19 WIB

Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya

Jumat, 10 April 2026 - 20:43 WIB

ORADO Murung Raya Bidik Kejurprov Hingga Kejurnas

Jumat, 10 April 2026 - 14:02 WIB

Murung Raya Siapkan Duta Wisata ke Tingkat Provinsi

Kamis, 9 April 2026 - 19:46 WIB

Rahmanto Muhidin: KORMI Jadi Wadah Pemersatu dan Penggerak Olahraga 

Kamis, 9 April 2026 - 15:00 WIB

Pemkab Mura Targetkan Layanan Kesehatan Lebih Optimal

Rabu, 8 April 2026 - 15:13 WIB

Kunker Menhan dan Satgas PKH di Mura, Begini kata Bupati Heriyus

Berita Terbaru