1tulah. Com, MUARA TEWEH- Pasien reaktif di Barito Utara(Barut) bertambah lagi. Sebelumnya hanya warga jalan Bangau berinisial MA, kini bertambah satu orang yang tak lain adalah istri dari MA.
Keduanya kini sudah di isolasi di RSUD Muara Teweh, bersama dua pasien lain T dan A yang sempat satu kamar dengan MA.
“Dari dua belas orang yang pernah kontak erat dengan MA sudah kita lakukan Rapid test. Satu hasilnya reaktif, yaitu istri dari MA, ” ujar Siswandoyo, Jubir gugus tugas, saat menggelar press rilis, Kamis(14/5/2020).
Siswandoyo juga membeberkan bahwa yang diambil rapited test adalah keluarganya dan juga 4 warga lain yang pernah ikut melakukan pemusalaran terhadap kakak MA.
MA sendiri, adalah seorang yang berprofesi pedagang. Dan berjualan pakaian dari desa ke desa. Saat masuk rumah sakit, tak memiliki keluhan batuk, dan sesak nafas. Begitu pun riwayat perjalanan tidak di ceritakan.
“Dua hari setelah di rawat di rumah sakit, pasien MA baru cerita bahwa dia sebelumnya melakukan perjalanan sampai km 32 hingga ke trans 52. Ia juga menceritakan kakaknya baru saja meninggal mendadak dengan gelaja tak biasa, ” kata Siswandoyo, didampingi Dirut RSUD Muara Teweh, drg Dwi Agus Setidjowati dan Kadis Kominfo M Iman Tofik.
Siswandoyo juga mengatkan mengingat MA banyak kontak dengan tenaga medis di rumah sakit, lantaran sempat di rawat inap biasa, sebanyak 31 tenaga medis juga menjalani rapidtest. meski hasilnya negatif atau non reaktif, mereka semua di isolasi di Rusunawa.
“Mereka tidak di perbolehkan kerja, namun masih bisa komunikasi melalui sambungam telpon. Kita sambil menunggu rapites kedua dan juga menunggu hasil swab MA yang akan diambil hari ini juga besok, ” tambah Siswandoyo. (eni)