31 Nakes RSUD Barut di Karantina. Ada Yang Rela Berpisah Dengan Anak Berumur 1 Tahun

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2020 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,MUARA TEWEH– Di karantina nya 31 tenaga medis(nakes)  RSUD Muara Teweh mengundang simpati dan keprihatinan banyak orang. Bagaimana tidak, selain berpisah dengan suami, ada salah perawat(nakes,red) yang harus rela berpisah dengan anak nya yang baru berumur satu tahun lebih. Puluhan nakes ini ditenggarai sudah pernah bersentuhan langsung dengan salahl pasien yang dirawat terpapar covid-19. Mereka kini di isolasi dan menempati sejumlah kamar di rumah susun sederhana(Rusunawa).

“Ada satu perawat yang mesti rela berpisah dengan anak nya yang baru berumur satu tahun. Ia tak mau ambil resiko anaknya terjangkit. Mau tidak mau ia mengajarkan suami nya untuk memberi susu dengan botol(dot),” ujar Agung, salah ASN di RSUD Muara Teweh menuturkan kepada 1tulah.com,Kamis(14/5/2020).

Sementara itu, Direktur RSUD Muara Teweh drg Dwi Agus Setidjowati menceritakan, pasien MA, masuk rumah sakit hari minggu tanggal 10 Mei 2020. Diagnosa awal ia tidak mengeluh pada batuk dan sesak nafas. Riwayat perjalananpun dia hanya mengatakan dari Dermaga. Dan keluhannya hanya pada masalah diare.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Sidak RSUD Muara Teweh, Pastikan Progres Pembangunan Sesuai Target

Karenanya, pasien lalu di rujuk ke IGD biasa dan menempati kamar Tulip bersama dua pasien lain di lantai IV. Dua hari berjalan, kondisi pasien belum membaik. Malah di hari ketiga itu dia bercerita kakaknya meninggal mendadak. Ia juga mengaku memiliki riwayat bepergian hingga ke Km 32 berjualan, dan baru hari ini bercerita perjalanannya hinga sampai km 52.

“Karena pasien baru mengaku setelah dirawat tiga hari,Kami langsung melakukan rapitest dan hasilnya reaktif,” ujar Dwi Agus.

Mengetahui hasil itu, lift lantai empat langsung kami kunci, dan beberapa pasien di lantai itu dipindahkan. Khusus dua pasien yang sekamar dengan MA, yaitu pasien T dan A, juga harus menjalani isolasi khusus. Meskipun hasil dari rapites keduanya non reaktif.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Peringati HAN ke-42, Deklarasikan GERNAS RANA untuk Perlindungan Anak

Semua tenaga medis, terutama yang pernah bersentuhan dengan pasien MA, seperti perawat di IGD, radiologi, rekam medik di lakukan rapites juga.  “Kami ucapk syukur karena tenaga medis kami hasil rapites non reaktif. Tetapi mereka harus menjalani karantina dan isolasi selama 14 hari,” kata Dirut RSUD Muara Teweh ini.

Selain 31 nakes menjalni repitest dan isolasi, sebanyak 12 orang yang pernah menjalin kontak erat dengan pasien juga di diminta menjalani rapitest. Dari 12 orang itu, satu diantarnya menunjukkan hasil reaktif, yaitu istri dari pasien MA. “Sudah juga kita isolasi di ruang khusus istrinya,” tutup Dwi Agus Setdijowati.(eni)

 

 

 

Berita Terkait

Listrik Mati Bupati Panggil Manager PLN Barito Utara, Manager PLN: Belum Tahu Kapan Berakhir
MTQH ke-53 Barito Utara Jadi Media Dakwah, Tegas Bupati Shalahuddin
Jumat Sehat Digelar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Pentingnya Kesehatan untuk Pelayanan
Bupati Barut Tinjau Proyek Strategis, Pastikan Jembatan Lemo dan PDAM Jingah Tepat Waktu
Pemkab Barito Utara Peringati HAN ke-42, Deklarasikan GERNAS RANA untuk Perlindungan Anak
Tegakkan Disiplin, Polres Barito Utara Gelar Upacara PTDH
Peringati Hari Jadi Barito Utara, Bupati Shalahuddin Tebar 76 Ribu Bibit Ikan di DAM Trinsing
Bupati Shalahuddin Sidak RSUD Muara Teweh, Pastikan Progres Pembangunan Sesuai Target

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:24 WIB

Listrik Mati Bupati Panggil Manager PLN Barito Utara, Manager PLN: Belum Tahu Kapan Berakhir

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:37 WIB

MTQH ke-53 Barito Utara Jadi Media Dakwah, Tegas Bupati Shalahuddin

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:08 WIB

Jumat Sehat Digelar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Pentingnya Kesehatan untuk Pelayanan

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:09 WIB

Bupati Barut Tinjau Proyek Strategis, Pastikan Jembatan Lemo dan PDAM Jingah Tepat Waktu

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Barito Utara Peringati HAN ke-42, Deklarasikan GERNAS RANA untuk Perlindungan Anak

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:03 WIB

Tegakkan Disiplin, Polres Barito Utara Gelar Upacara PTDH

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:00 WIB

Peringati Hari Jadi Barito Utara, Bupati Shalahuddin Tebar 76 Ribu Bibit Ikan di DAM Trinsing

Senin, 20 Juli 2026 - 19:57 WIB

Bupati Shalahuddin Sidak RSUD Muara Teweh, Pastikan Progres Pembangunan Sesuai Target

Berita Terbaru

Foto Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-53

Muara Teweh

MTQH ke-53 Barito Utara Jadi Media Dakwah, Tegas Bupati Shalahuddin

Minggu, 26 Jul 2026 - 23:37 WIB