Jembatan Bakubung Peninggalan Kolonial Belanda di Barito Timur Hanyut Terbawa Arus Banjir

- Jurnalis

Rabu, 3 Januari 2024 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Bakubung hanyut. (foto: tangkap layar)

Jembatan Bakubung hanyut. (foto: tangkap layar)

1TULAH.COM –  Jembatan Bakubung atau juga dikenal dengan sebutan Jembatan Belanda yang terletak di Kelurahan Ampah Kota Kabupaten Barito Timur hanyut diakibatkan banjir sekitar pukul 20.45 WIB,

Selasa, 2 Desember 2024.

Jembatan bakubung dibangun sekitar tahun 1928, membentang di atas Sungai Karau yang menghubungkan RT 01 dan RT 33 Kelurahan Ampah Kota.

Bagi masyarakat Barito Timur jembatan ini memiliki nilai sejarah karena dibangun pada zaman penjajahan Belanda.

Hal tersebut menjadi alasan warga setempat berusaha mempertahankan eksistensinya dengan bersama-sama menggalang dana sumbangan untuk melakukan renovasi jembatan yang terbuat dari kayu ulin itu.

Pemerintah daerah Kabupaten Barito Timur sempat turut andil untuk memperbaiki jembatan tersebut akan tetapi hanya bagian lantai dan atap yang diperbaiki.

Baca Juga :  Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa

“Hanyut semua, hanya tersisa bekasnya saja. Memang sudah lama tiang bagian bawah patah namun tidak mendapatkan perhatian,” kata Lurah Ampah Kota, Davi Pramana saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

Baca Juga :  Musancab PDIP Murung Raya, Perkuat Struktur dan Konsolidasi Partai

Jembatan Belanda merupakan jembatan penghubung utama dari Banjarmasin menuju Muara Teweh dan Puruk Cahu pada masanya, namun sekitar tahun 1990-an dibangun jembatan beton di sampingnya sebagai pengganti, jembatan tersebut dimanfaatkan warga sehari-hari.

Sejak saat itu, jembatan bakubung sepanjang 28 meter yang merupakan jenis cagar budaya dan termasuk bukti sejarah bahwa pernah ada kehadiran Pemerintahan Kolonial Belanda di Indonesia, nyaris tidak mendapatkan proses renovasi maupun rehabilitasi dari pemerintah.

Penulis : Delia Anisya Fitri

Berita Terkait

Dua Wanita Diduga Gasak Emas di Toko, Terekam Kamera Pengawas
Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya
Komitmen Kuat Pemprov Kalteng Dorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal dan Harmoni Sosial
Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi
Percepat Penurunan Stunting, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Pembangunan SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng
Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita Diduga Gasak Emas di Toko, Terekam Kamera Pengawas

Kamis, 30 April 2026 - 10:57 WIB

Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya

Kamis, 30 April 2026 - 10:18 WIB

Komitmen Kuat Pemprov Kalteng Dorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal dan Harmoni Sosial

Rabu, 29 April 2026 - 20:40 WIB

Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi

Rabu, 29 April 2026 - 15:58 WIB

Percepat Penurunan Stunting, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Pembangunan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas

Selasa, 28 April 2026 - 16:39 WIB

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa

Berita Terbaru

Berita

Mafia Casino: Quick‑Fire Wins on the Go

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:45 WIB

Berita

Bet On Red: Emozioni Rapide e Vittorie Veloce

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:37 WIB

Berita

Chicken Road: Fast‑Paced Crash Game for Quick Wins

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:12 WIB