Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan MTQ XI Tingkat Kabupaten Murung Raya di Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (24/9/2026) malam.

Pembukaan MTQ XI Tingkat Kabupaten Murung Raya di Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (24/9/2026) malam.

1tulah.com, Puruk Cahu – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 tidak semata-mata menjadi ruang untuk berkompetisi dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ diharapkan menjadi ikhtiar untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus, saat membuka secara resmi MTQ XI Tingkat Kabupaten Murung Raya di Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (24/9/2026) malam.

Heriyus mengatakan, Al-Qur’an tidak cukup hanya dilantunkan dengan suara yang indah atau dihafalkan dengan baik. Menurutnya, hal yang lebih mendasar adalah bagaimana pesan yang terkandung di dalamnya dapat dipahami, dihayati, kemudian diwujudkan dalam sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari.

“MTQ adalah momentum berharga sebagai syiar Islam untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual generasi muda di Kabupaten Murung Raya,” ujar Heriyus.

Menurutnya, melalui MTQ, kecintaan terhadap Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti di atas panggung perlombaan. Lantunan ayat suci yang menggema selama kegiatan hendaknya menjadi pengingat tentang nilai-nilai kebaikan, keadilan, kejujuran, persaudaraan, kepedulian, dan kehidupan yang bermartabat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

“Harapan kita, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema selama pelaksanaan MTQ membawa keberkahan bagi daerah, menjauhkan masyarakat dari berbagai marabahaya, serta semakin memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong,” katanya.

Kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan, Heriyus berpesan agar MTQ tidak semata-mata dipandang sebagai upaya meraih prestasi. Ajang tersebut juga harus menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan keagamaan, dan mempererat silaturahmi.

Ia menilai, kemenangan dalam sebuah musabaqah bukan hanya tentang siapa yang memperoleh nilai tertinggi, tetapi juga tentang nilai kebaikan yang dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jadikan MTQ ini sebagai ruang untuk belajar, mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Prestasi penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai yang dipelajari dapat menjadi bagian dari kehidupan kita,” pesannya.

Heriyus juga meminta Dewan Hakim menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi objektivitas, keadilan, dan kejujuran dalam memberikan penilaian. Menurutnya, integritas dalam proses penilaian merupakan bagian penting untuk menjaga marwah musabaqah.

Baca Juga :  Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Ia berharap MTQ XI mampu melahirkan qari, qari’ah, hafiz, dan hafizah berkualitas yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidangnya, tetapi juga karakter dan akhlak yang baik sehingga mampu mengharumkan nama Murung Raya di tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan dibukanya MTQ XI, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh, bukan hanya dalam tradisi membaca dan menghafal, tetapi juga dalam memahami dan mengamalkan pesan-pesannya.

Sebab, kemuliaan Al-Qur’an tidak hanya tercermin dari indahnya ayat yang dilantunkan, tetapi juga dari nilai kebaikan yang mampu diwujudkan dalam kehidupan manusia. Melalui semangat tersebut, MTQ diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar membangun generasi Murung Raya yang religius, berkarakter, dan berakhlak, sekaligus memperkuat persatuan serta kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat. (Sur)

Berita Terkait

Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi
DPRD Apresiasi Bantuan Air Bersih
DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang
Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks
Fraksi KPDN Minta Anggaran Penanganan Karhutla dan Penghargaan untuk Petugas
Perubahan APBD Tidak Boleh Berhenti pada Penyesuaian Angka di Atas Kertas
Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus
Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 15:10 WIB

DPRD Apresiasi Bantuan Air Bersih

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Jumat, 25 September 2026 - 13:19 WIB

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 10:14 WIB

Perubahan APBD Tidak Boleh Berhenti pada Penyesuaian Angka di Atas Kertas

Jumat, 25 September 2026 - 06:10 WIB

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 05:40 WIB

Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Berita Terbaru

DPRD Seruyan memberi perhatian terhadap krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat musim kemarau di sejumlah wilayah. Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, mengapresiasi langkah Pemkab Seruyan yang dinilai masif menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak.

Seruyan

DPRD Apresiasi Bantuan Air Bersih

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:10 WIB