Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi MSG

Ilustrasi MSG

1TULAH.COM-Selama bertahun-tahun, Monosodium Glutamat (MSG) atau yang akrab kita sebut micin kerap mendapatkan stigma negatif sebagai bahan tambahan pangan yang tidak sehat. Banyak orang mati-matian menghindari penggunaan MSG karena percaya bahwa penyedap rasa ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Namun, apakah tuduhan tersebut sejalan dengan fakta medis? Berbagai penelitian ilmiah justru menunjukkan bahwa persepsi buruk yang diwariskan dari generasi ke generasi ini tidak sepenuhnya benar. Di tengah tren gaya hidup sehat saat ini, penting bagi kita untuk memilah informasi berdasarkan fakta ilmiah, bukan sekadar asumsi atau mitos belaka.

Fakta Ilmiah: Kandungan Natrium MSG Jauh Lebih Rendah dari Garam

Banyak yang belum tahu bahwa MSG sebenarnya bisa menjadi solusi untuk mengontrol tekanan darah. Berdasarkan data dari U.S. Food and Drug Administration (FDA) dan World Health Organization (WHO), kandungan natrium di dalam MSG hanya sekitar 12 persen. Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan garam dapur yang mengandung sekitar 40 persen natrium.

Fakta menarik lainnya yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science mengungkapkan:

  • Penggunaan MSG yang tepat mampu mengurangi kebutuhan garam hingga 30 persen dalam masakan.

  • MSG dapat meningkatkan penerimaan rasa (palatability), sehingga makanan tetap terasa gurih dan lezat meskipun kadar garamnya dikurangi secara signifikan.

Baca Juga :  Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon

Secara alami, MSG diproduksi melalui proses fermentasi bahan alami seperti tebu. Proses ini menghasilkan glutamat—salah satu jenis asam amino yang juga ditemukan secara alami pada bahan makanan sehari-hari seperti tomat, keju, dan jamur.

Kampanye #MSGYangBenar: Mematahkan Mitos di Alun-Alun Surabaya

Melihat masih kuatnya kesalahpahaman di tengah masyarakat, PT Sasa Inti mengambil langkah nyata dengan menggelar kampanye edukasi bertajuk #MSGYangBenar melalui acara bertema “MSG: Satu Sendok, Sejuta Mitos” di Alun-Alun Surabaya pada 30 Juni 2026.

“MSG bukan musuh, melainkan solusi memasak praktis bagi keluarga Indonesia agar makanan sehat dan bergizi semakin lezat. Mitos-mitos yang beredar di masyarakat tentang MSG itu seringkali keliru dan salah kaprah. Pada momen ini, kami ingin mengedukasi masyarakat terkait penggunaan #MSGYangBenar dengan mematahkan mitos-mitos MSG yang ada,” ujar Albert Dinata, Head of Marketing PT Sasa Inti.

Sebagai bagian dari transparansi informasi, masyarakat kini juga dapat memvalidasi berbagai mitos dan fakta seputar penyedap rasa ini secara langsung melalui situs resmi msgyangbenar.sasa.co.id.

Kolaborasi dengan Pedagang Nasi Goreng Legendaris dan Pakar Kesehatan

Edukasi yang dilakukan di Surabaya ini dikemas secara menarik. Sasa menggandeng sejumlah pedagang nasi goreng legendaris di Surabaya yang telah puluhan tahun menggunakan MSG. Pengalaman nyata para pelaku kuliner ini membuktikan bahwa penggunaan MSG dalam jangka panjang tetap dapat berjalan seiring dengan penyajian makanan yang aman, higienis, dan lezat.

Baca Juga :  Masuk Jajaran Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Hebatnya, dengan takaran MSG yang pas, para pedagang tersebut berhasil memangkas penggunaan gula dan garam secara drastis tanpa kehilangan cita rasa gurih khas dagangan mereka.

Acara ini juga dihadiri oleh sederet pakar dan tokoh terkenal yang mengupas MSG dari sudut pandang ahli, di antaranya:

  • dr. Reisa Broto Asmoro (Dokter & Health Expert)

  • Mochamad Rizal, S.Gz., M.S. (Dietisien)

  • Chef Martin Praja (Ahli Kuliner)

  • Bu Rudy (Ikon Kuliner Surabaya)

  • Indra Herlambang (Host)

Selain diskusi panel bersama para pakar, pengunjung Alun-Alun Surabaya juga diajak mencoba instalasi interaktif, menyaksikan demonstrasi memasak secara langsung, hingga mengikuti sesi uji rasa (taste test).

Tempatkan MSG pada Landasan Ilmiah

Sudah saatnya perdebatan mengenai micin disandarkan pada bukti ilmiah yang valid. Berbagai data empiris membuktikan bahwa MSG bukanlah bahan makanan yang patut ditakuti. Sebaliknya, jika digunakan secara bijak dan tidak berlebihan, MSG dapat menjadi alternatif cerdas untuk membantu masyarakat mengurangi konsumsi gula dan garam berlebih tanpa harus mengorbankan kelezatan masakan keluarga. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah
Mengenal 3 Pria yang Pernah Mengisi Hati Shandy Aulia: Dari Aktor hingga Mantan Suami
Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo
Mengubah Rumput Purun Kalimantan Selatan Jadi Produk Modern: Kisah Alexandra Christy dan Gaia Weave Jaga Gambut
Masuk Jajaran Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam
Aturan Kepemilikan Tato bagi Anggota Polri: Ketentuan, Pengecualian Adat, dan Sanksi Disiplin
Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik 26 Anggota Wantimpres: Berikut Daftar Lengkap dan Perannya
Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Mengenal 3 Pria yang Pernah Mengisi Hati Shandy Aulia: Dari Aktor hingga Mantan Suami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Mengubah Rumput Purun Kalimantan Selatan Jadi Produk Modern: Kisah Alexandra Christy dan Gaia Weave Jaga Gambut

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Masuk Jajaran Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik 26 Anggota Wantimpres: Berikut Daftar Lengkap dan Perannya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Berita Terbaru