1TULAH.COM, Seruyan – Dugaan permintaan uang oleh oknum polisi yang mengatasnamakan Kapolsek Seruyan Hulu, Ipda Robert Sianturi, mendapat respons tegas dari Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi.
Kapolres menegaskan, peristiwa tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat. Namun, penelusuran tetap dilakukan secara serius melalui Propam dengan memeriksa bukti percakapan, transaksi, hingga berita acara pemeriksaan.
Hasil sementara mengungkap, komunikasi berlangsung secara pribadi melalui WhatsApp. Permintaan uang yang dilakukan oknum disebut untuk kepentingan pribadi, termasuk kebutuhan istri, dan tidak berkaitan dengan kegiatan resmi institusi.
“Ini bukan urusan dinas,” tegas Kapolres.
Ia juga menekankan, segala bentuk permintaan uang yang mengatasnamakan Polri merupakan pelanggaran serius dan tidak dapat dibenarkan.
Saat ini, proses pemeriksaan masih berjalan di internal Propam. Kapolres memastikan penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran yang mencoreng nama baik institusi,” tegasnya lagi.
Kapolres turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan praktik serupa. Ia menegaskan komitmen Polres Seruyan untuk memberikan pelayanan yang bersih dan bebas dari pungutan liar.(*)
Penulis : Yehezkiel
Editor : Dadang Hardiwan




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)

















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



