Dies Natalis GMNI ke-72: Seminar Pertambangan Rakyat Kalteng Ungkap Tantangan dan Solusi Strategis

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menghadiri perayaan Dies Natalis GMNI ke-72 yang dirangkai dengan Seminar Pertambangan Rakyat di Hotel Luwansa Palangka Raya. (28/3/26)

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menghadiri perayaan Dies Natalis GMNI ke-72 yang dirangkai dengan Seminar Pertambangan Rakyat di Hotel Luwansa Palangka Raya. (28/3/26)

1tulah.com, Palanagka Raya — Dies Natalis GMNI ke-72 menjadi momentum penting bagi Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Kalimantan Tengah untuk menyoroti persoalan pertambangan rakyat di daerah. Kegiatan yang dirangkai dengan Seminar Wilayah Pertambangan Rakyat ini digelar di Grand Ballroom Hotel Luwansa, Palangka Raya, Sabtu (28 Maret 2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa.

Mengusung tema “Kovanis Pertambangan Rakyat Kalimantan Tengah”, seminar ini diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis untuk mendorong tata kelola pertambangan rakyat yang lebih adil, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada GMNI yang telah mengangkat isu strategis terkait pertambangan rakyat. Ia menegaskan bahwa sektor pertambangan memiliki peran penting sebagai salah satu pilar ekonomi nasional dan daerah.

“Sektor pertambangan ini sangat strategis karena menjadi salah satu pilar ekonomi di negara kita,” ujarnya.

Meski demikian, Kapolda juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam pengelolaan sektor tersebut, mulai dari persoalan regulasi hingga dampak lingkungan akibat praktik pertambangan yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng dan DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Ia mengungkapkan bahwa banyak lokasi tambang yang ditinggalkan tanpa reklamasi sehingga menimbulkan kerusakan lingkungan, seperti kondisi air sungai yang keruh, tingkat keasaman yang tinggi, hingga potensi kandungan bahan kimia berbahaya.

“Banyak tambang yang ditinggalkan tanpa reklamasi dan menimbulkan kerusakan lingkungan,” ungkapnya.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kader GMNI, untuk bersama-sama mencari solusi terhadap persoalan tersebut. Bahkan ia menawarkan kemungkinan melakukan patroli udara menggunakan helikopter guna melihat langsung kondisi pertambangan di Kalimantan Tengah.

“Harapannya melalui seminar ini lahir pemikiran konstruktif dan strategis yang memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penambang rakyat.

Menurutnya, persoalan pertambangan rakyat dapat diselesaikan apabila seluruh pihak memiliki komitmen dan kemauan bersama.

“Kalau kita ada niat dan memiliki tujuan bersama, tidak ada yang tidak mungkin,” tegas Agustiar.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran generasi muda, termasuk mahasiswa GMNI, dalam mengawal kebijakan pembangunan daerah. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan kritik yang membangun sekaligus solusi bagi pemerintah.

Baca Juga :  Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kalteng Rampung, Pemprov dan DPRD Perkuat Akuntabilitas Keuangan

“Kami minta demo, tapi demo yang membangun dan juga memberikan solusi,” ujarnya.

Terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Agustiar menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memfasilitasi legalitas wilayah tersebut. Ia bahkan berencana kembali bertemu dengan Presiden pada awal April untuk membahas persoalan WPR dan tata ruang di Kalteng.

Menurutnya, apabila persoalan WPR dapat diselesaikan, maka penataan sektor pertambangan lainnya akan lebih mudah dilakukan.

“Kalau WPR itu kuncinya terbuka, yang lainnya akan lebih mudah,” katanya.

Selain itu, Gubernur juga mendorong pengelolaan pertambangan rakyat melalui model koperasi agar lebih berkeadilan dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Poto Bersama

Dengan skema koperasi, wilayah pengelolaan yang lebih luas diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para penambang serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Kegiatan Dies Natalis ke-72 GMNI ini menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda terhadap isu kerakyatan, khususnya di sektor pertambangan. Melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi kemahasiswaan, diharapkan pengelolaan pertambangan di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih adil, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Diskominfosantik Kalteng Dukung Kebijakan Penggunaan Handphone di Sekolah, Wujudkan Ruang Digital Aman bagi Pelajar
Pemprov Kalteng Perkuat Industri Obat Bahan Alam, Pelaku Usaha Terima Sertifikat BBPOM
Pemprov Kalteng Resmikan Gedung Rehabilitasi NAPZA Terpadu RSJ Kalawa Atei, Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Program Ekstensifikasi Kelapa Sawit melalui Ground Check Teknis
Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kalteng Rampung, Pemprov dan DPRD Perkuat Akuntabilitas Keuangan
Rakortek Dukcapil Kalteng 2026 Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan dan Transformasi Digital
Pemprov Kalteng dan DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Pelantikan KADIN Kalteng 2026–2031, Dorong Investasi Sehat dan Pengusaha Lokal Naik Kelas

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:51 WIB

Diskominfosantik Kalteng Dukung Kebijakan Penggunaan Handphone di Sekolah, Wujudkan Ruang Digital Aman bagi Pelajar

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:50 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Industri Obat Bahan Alam, Pelaku Usaha Terima Sertifikat BBPOM

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:32 WIB

Pemprov Kalteng Resmikan Gedung Rehabilitasi NAPZA Terpadu RSJ Kalawa Atei, Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Program Ekstensifikasi Kelapa Sawit melalui Ground Check Teknis

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kalteng Rampung, Pemprov dan DPRD Perkuat Akuntabilitas Keuangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rakortek Dukcapil Kalteng 2026 Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan dan Transformasi Digital

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:49 WIB

Pemprov Kalteng dan DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:50 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Pelantikan KADIN Kalteng 2026–2031, Dorong Investasi Sehat dan Pengusaha Lokal Naik Kelas

Berita Terbaru