Penjelasan Rinci Ketua KPU Barut soal Kesiapan PSU Pilkada dalam Kunker Wamendagri

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Barut, Siska Dewi Lestari, memberikan penjelasan soal persiapan PSU Pilkada 2024 dalam kunjungan Wamendagri Ribka Haluk yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Barut, Jumat, 18 Juli 2025. Foto: Istimewa

Ketua KPU Barut, Siska Dewi Lestari, memberikan penjelasan soal persiapan PSU Pilkada 2024 dalam kunjungan Wamendagri Ribka Haluk yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Barut, Jumat, 18 Juli 2025. Foto: Istimewa

1TULAH.COM, Muara Teweh – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Ribka Haluk melakukan kunjungan kerja ke Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, dalam rangka melihat dan mendengar langsung terkait persiapan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Barut.

Dalam kunjungan Wamendagri Ribka Haluk dan pertemuan di rumah jabatan Bupati Barut, Jumat, 18 Juli 2025 itu, Ketua KPU Barut, Siska Dewi Lestari, memberikan penjelasan soal persiapan pihaknya dalam menggelar PSU Pilkada 2024 yang akan digelar kurang beberapa hari lagi, yakni 6 Agustus 2025 mendatang.

Siska dalam pertemuan ini melaporkan persiapan PSU mulai dari riwayat didiskualifikasinya kedua pasangan calon kepala daerah dan wakilnya hingga putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 313 Tahun 2025 yang memerintahkan untuk menggelar PSU kembali.

“Berdasarkan putusan tersebut, KPU Kabupaten Barito Utara diminta kembali melaksanakan PSU dengan partai pengusung yang sama, namun paslonnya harus diganti,” kata Siska.

Selanjutnya Siska menjelaskan, untuk daftar pemilih tetap (DPT) Barut tidak ada pemutakhiran atau perubahan DPT, tetap berdasarkan 27 November 2024 yang lalu. Sehingga DPT berjumlah 114.980 dan terdiri dari 270 TPS yang tersebar di 9 kecamatan dan 103 desa/kelurahan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Barito Utara Sambut Kedatangan Wakapolda Kalteng

“DPT yang terbanyak ada di Kecamatan Teweh Tengah dengan jumlah 42.980 atau 30% jumlah pemilih ada di perkotaan,” jelasnya.

Sedangkan DPT yang terkecil, lanjutnya ada di Kecamatan Gunung Purei dengan jumlah DPT 2.164 yang tersebar di 11 desa, dengan jumlah TPS yang sama dengan jumlah desanya, artinya satu desa satu TPS.

“Kami pihak KPU Barito Utara juga telah membentuk Badan Ad Hoc (PPK/PPS) untuk 270 TPS dengan mengaktifkan kembali badan ad hoc sebelumnya, namun untuk PSU kali ini dengan metode evaluasi,” ujar Siska.

“Kemudian untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ada 5 orang per kecamatan, maka kami kemarin sudah melantik 45 orang PPK, dan untuk sekretariat ada 3 untuk setiap Kecamatan,” imbuhnya.

Selanjutnya, Siska menjelaskan, untuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga telah dilantik bersamaan dengan PPK, untuk setiap desa/kelurahan memerlukan 3 orang PPS dengan 3 sekretariat. Sehingga untuk jumlah PSS ada 309.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Bersama TP PKK Gelar Rakor Percepatan Penanganan Penurunan Stunting 2026

“Ke depannya di tanggal 21 Juli tahapan dan jadwalnya adalah pembentukan dan pelantikan KPPS, jadi total yang kami perlukan untuk KPPS di 270 TPS, yaitu 1.890 orang, dan pengaman TPS masing-masing 2 orang per-TPS dengan total 540 orang,” jelasnya lagi.

Jadi, Siska bilang, jumlah kekuatan seluruh penyelenggara sampai dengan tingkat TPS untuk di Barut ini berjumlah 3.120 orang.

“Tanggal 6 Agustus adalah hari pemungutan suara ulang Pilkada berdasarkan putusan KPU RI,” katanya.

Selain itu, Siska juga menjelaskan tentang kebutuhan logistik surat suara yang diperlukan sudah selesai dilakukan proses cetak dan sudah ada di gudang logistik KPU Barito Utara dengan jumlah 117.981 lembar.

“Kemudian ada lagi tambahan sebanyak 2000 untuk persiapan jika ada PSU, tetapi kami berharap dan menjadi tugas kita semua supaya tidak ada lagi PSU,” pungkasnya.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres
Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6
PT Suprabari Mapanindo Mineral Berhasil Meraih Peringkat Hijau PROPER 2024–2025
Pemkab Barito Utara Bersama TP PKK Gelar Rakor Percepatan Penanganan Penurunan Stunting 2026
Putra-Putri Pariwisata Barito Utara 2026 Masuki Grand Final, Siapkan Duta Wisata Berkualitas
Bupati Buka Rakor TPAKD, Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Inklusif bagi Ekonomi Daerah
Tower Telkomsel di Desa Sikui Terancam Longsor, Bupati Shalahuddin Perintahkan Penanganan Darurat
Tower Telekomunikasi di Desa Sikui Dalam Ancaman Longsor, Bupati Barito Utara Ambil Langkah Cepat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:42 WIB

Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Jumat, 17 April 2026 - 18:40 WIB

Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Barito Utara Bersama TP PKK Gelar Rakor Percepatan Penanganan Penurunan Stunting 2026

Kamis, 16 April 2026 - 17:51 WIB

Putra-Putri Pariwisata Barito Utara 2026 Masuki Grand Final, Siapkan Duta Wisata Berkualitas

Rabu, 15 April 2026 - 20:13 WIB

Bupati Buka Rakor TPAKD, Tekankan Pentingnya Akses Keuangan Inklusif bagi Ekonomi Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 20:04 WIB

Tower Telkomsel di Desa Sikui Terancam Longsor, Bupati Shalahuddin Perintahkan Penanganan Darurat

Rabu, 15 April 2026 - 16:54 WIB

Tower Telekomunikasi di Desa Sikui Dalam Ancaman Longsor, Bupati Barito Utara Ambil Langkah Cepat

Selasa, 14 April 2026 - 22:00 WIB

Polres Barito Utara Ditekankan Tingkatkan Profesionalisme dalam Arahan Wakapolda Kalteng

Berita Terbaru