DPRD Kalteng Pelajari Regulasi Inklusif Disabilitas di Kalsel, Demi Kebijakan yang Lebih Baik!

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kalteng Gali Inspirasi Regulasi Inklusif Disabilitas di Kalsel. Foto:Istimewa

DPRD Kalteng Gali Inspirasi Regulasi Inklusif Disabilitas di Kalsel. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas di wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan melakukan studi banding ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mempelajari regulasi inklusif yang telah diterapkan di sana, dengan fokus utama pada program pemberdayaan dan ketenagakerjaan.

Belajar dari Kalsel: Regulasi Inklusif dan Implementasi Nyata

Ketua Pansus DPRD Kalteng, Sugiyarto, menjelaskan bahwa Kalsel dipilih sebagai lokasi studi banding karena keberhasilannya dalam menerapkan berbagai kebijakan yang berpihak pada penyandang disabilitas. Mereka mendalami Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 dan Pergub Nomor 088 Tahun 2022 yang menjadi landasan hukum perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kalsel.

“Kami mendalami penerapan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 dan Pergub Nomor 088 Tahun 2022 yang menjadi dasar dalam perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kalsel. Ini bisa menjadi contoh bagi Kalteng dalam menyusun regulasi yang lebih baik,” kata Sugiyarto, Senin (17/3/2025).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Fokus pada Pemberdayaan dan Ketenagakerjaan

Dalam kunjungan tersebut, Pansus DPRD Kalteng menaruh perhatian khusus pada program pemberdayaan dan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas. Mereka mempelajari peran Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang telah dibentuk di berbagai perangkat daerah (PD) Pemprov Kalsel, serta mengunjungi teras inklusi ecoprint Banjarbaru, sebuah komunitas yang memberdayakan penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan dan peluang usaha.

Dari aspek ketenagakerjaan, DPRD Kalteng menyoroti langkah Pemprov Kalsel dalam membentuk ULD ketenagakerjaan di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Layanan ini membantu penyandang disabilitas dalam memperoleh informasi, meningkatkan keterampilan, dan mendapatkan pendampingan karier. Namun, Sugiyarto mengakui bahwa masih ada tantangan dalam implementasi kuota tenaga kerja bagi penyandang disabilitas, khususnya di sektor swasta.

Baca Juga :  Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Inovasi Layanan dan Fasilitas Rehabilitasi

Selain program pemberdayaan dan ketenagakerjaan, Pansus DPRD Kalteng juga meninjau berbagai inovasi layanan yang diterapkan di Kalsel, seperti program Lentera Disabilitas oleh Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru dan program TJSL oleh PT PLN (Persero). Pemprov Kalsel juga menyediakan fasilitas rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas sensorik netra dan rungu wicara, intelektual, dan mental.

Sugiyarto menegaskan bahwa seluruh temuan dalam studi banding ini akan menjadi bahan kajian dalam perumusan regulasi yang lebih inklusif di Kalteng.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang disusun tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar dapat diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi penyandang disabilitas,” pungkasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu
Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional
Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan
Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan
Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026
PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Selasa, 8 September 2026 - 19:41 WIB

Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 19:23 WIB

Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Berita Terbaru