HMI-Laung Kuning hingga Masyarakat Asam-Asam Bersatu Gelar Aksi di Kantor Pemkab Tanah Laut, Ada Apa?

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan massa yang terdiri dari mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang (P) Tanah Laut (Tala), Kalsel, organisasi masyarakat Laung Kuning Banjar PAC Jorong serta masyarakat Desa Asam-Asam menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut, Senin, 17 Februari 2025. Foto: M Lutfi Ashidiqi

Puluhan massa yang terdiri dari mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang (P) Tanah Laut (Tala), Kalsel, organisasi masyarakat Laung Kuning Banjar PAC Jorong serta masyarakat Desa Asam-Asam menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut, Senin, 17 Februari 2025. Foto: M Lutfi Ashidiqi

1TULAH.COM, Pelaihari – Puluhan massa yang terdiri dari mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang (P) Tanah Laut (Tala), Kalsel, organisasi masyarakat Laung Kuning Banjar PAC Jorong serta masyarakat Desa Asam-Asam menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut, Senin, 17 Februari 2025.

Aksi ini merupakan tuntutan terkait realisasi berita acara yang telah disepakati pada 25 Juli 2024.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Bupati Tala, perwakilan PT KJW, perwakilan Mukti Tama, dan sejumlah pejabat tinggi daerah setempat

Dari kondisi lapangan didapati Pj Bupati Tala Syansir tidak ada di tempat, kemudian diwakilkan Pj sekda dan kepada pejabat pemkab yang ada saat itu menemui.

Baca Juga :  Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

“Kami tanggapi laporan yang disampaikan perwakilan pemkab tidak semanis kenyataan yang dibuat pihak KJW dan koperasi,” ucap Zainul perwakilan Masyarakat Asam-Asam saat menyampaikan orasi perihal data yang dibawa.

“Ada diduga oknum yang bermain dari daerah Asam-Asam banyak yang dikelola oleh oknum pengelola, koperasi dan anggota untuk menguntungkan diri sendiri jadi kami asli masyarakat ada yang Rp 0, ada yang satu bulan cuma Rp 15.000-Rp 35.000 saja,” lanjutnya.

Keresahan Masyarakat Pemegang KTA Plasma

Sejak 2009 masyarakat yang tidak menerima hasil plasma dari lahan mereka sendiri. Karena hal itu mereka merasakan keresahan dan kejanggalan dalam sistem yang berjalan.

Baca Juga :  Mini Turnamen Domino Orado: 4 Tim Unggulan tersingkir, Kuda Hitam AS melejit

Masalah bermula dari isu perpanjangan kontrak PT KJW dari semula 15 tahun menjadi 25 tahun.

Ketidakadilan juga dirasakan dalam pengelolaan lahan masyarakat, pemegang KTA plasma melalui organisasi Laung Kuning Banjar PAC Jorong melaporkan adanya ketidakadilan dalam pengelolaan lahan secara mandiri.

Mereka juga menyoroti pengelolaan lahan oleh oknum yang memiliki kedekatan khusus dengan PT KJW, pengalihan lahan dan penguasaan lahan oleh oknum pejabat.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti kesepakatan yang telah ditandatangani dan menyelesaikan permasalahan yang merugikan masyarakat pemegang KTA plasma. Mereka juga mendesak agar ada transparansi dan keadilan dalam pengelolaan lahan di Tala.

Penulis: M Lutfi Ashidiqi

Editor: Aprie

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028
Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado
Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemprov Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat
IPH Kalteng Terkendali, Pemprov Waspadai Dampak Kemarau terhadap Distribusi Pangan
Pemkab Seruyan Tegaskan Status Kepemilikan 6 Aset Tanah yang Diklaim Ahli Waris
Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee
Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya
Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemprov Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:31 WIB

IPH Kalteng Terkendali, Pemprov Waspadai Dampak Kemarau terhadap Distribusi Pangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Pemkab Seruyan Tegaskan Status Kepemilikan 6 Aset Tanah yang Diklaim Ahli Waris

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Salat Istisqo di Palangka Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Prabowo Pimpin Rakor Karhutla di Kalimantan Tengah , Pemerintah Perkuat Operasi dan Pencegahan Kebakaran

Berita Terbaru

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama rombongan meninjau progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung

Muara Teweh

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:45 WIB