Elpiji Mahal DPRD Barut Minta Penindakan Tegas, Agen Usul Minta Tambah Kuota

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Barut saat RDP dengan pihak eksekutif dan Agen Elpiji, Kamis (30/1/2025).Foto.Delia/1tulah.com

DPRD Barut saat RDP dengan pihak eksekutif dan Agen Elpiji, Kamis (30/1/2025).Foto.Delia/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara meminta dilakukan tindakan tegas, bagi siapa saja yang menyalahi penggunaan elpiji 3 kg. Mereka meminta aparat pengegak hukum (APH) bisa menindaklanjuti.

“Masalah elpiji 3 kilogram mahal dan langka hal lam yang belum tuntas. Permasalahan itu m uncul lagi dan jadi keresahan warga masyarakat. Kita semua berharap apa yang di bahas hari ini ada titik terang dan membahagiakan masyarakat,” kata Tajeri, Ketua Komisi 3 ketika memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP), Kamis 30 Januari 2025.

Baca Juga :  Paripurna II DPRD Barut Bahas Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026

Anggota DPRD lain, Al Hadi menyebut, RDP tidak akan bisa ada kesimpulan bagus. Sebab, Tim penindakan di Satgas yang di bentuk Pj Bupati, tidak di undang atau dihadirkan. Hal disampaikan Al Hadi, sama seperti disampaikan Drs Asran dan Bina Husada.

“Jika rapat berikutnya undang tim penindakan, termasuk Agen yang tidak hadir mohon ditegur,” kata Al Hadi.

Sementara itu,H Fahrudin dan H Taufik, perwakilan dari Agen mengatakan, mahalnya elpiji bukan dari pihaknya. Menurut mereka dampak dari permintaan meningkat. Mereka menyarankan agar kuota Elpiji untuk Barito Utara ditambah.

Baca Juga :  Musim Kemarau Tiba, DPRD Barut Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan

Sementara itu, H Nurul Anwar mengatakan, hari ini harga Elpiji di sejumlah kios mencapai harga Rp60 ribu per tabung. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini meminta rapat bisa membuahkan hasil keputusan baik untuk masyarakat.

“Tadi malam saya mendapat WA dari kepala Desa. Ia meminta bantu kondisi mereka di desa sangat parah terkait penggunana Elpiji.  Warga sudah banyak memasak menggunakan kayu, karena elpiji sudah tidak ada di desa,” kata Nurul Anwar.(*)

Berita Terkait

Paripurna II DPRD Barut Bahas Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026
Musim Kemarau Tiba, DPRD Barut Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan
Ketua DPRD Barito Utara Dorong Sinergi dan Nasionalisme Menyambut HUT ke-81 RI
DPRD Barito Utara Gelar Rapat Paripurna untuk Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI
Barito Utara Siapkan Pembangunan Tiga Jembatan Senilai Rp457 Miliar, Ditargetkan Konektivitas Maksimal 2029
DPRD Barito Utara Bahas Penganggaran Tahun Jamak dan Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna
Anggota DPRD Berikan Apresiasi atas Kegiatan TP PKK dalam Peringatan HKG PKK ke-54
Pimpinan serta Anggota DPRD Barito Utara Ambil Bagian dalam Rakorwil ADKASI se-Kalimantan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Paripurna II DPRD Barut Bahas Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Musim Kemarau Tiba, DPRD Barut Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Ketua DPRD Barito Utara Dorong Sinergi dan Nasionalisme Menyambut HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:08 WIB

DPRD Barito Utara Gelar Rapat Paripurna untuk Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Barito Utara Siapkan Pembangunan Tiga Jembatan Senilai Rp457 Miliar, Ditargetkan Konektivitas Maksimal 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32 WIB

DPRD Barito Utara Bahas Penganggaran Tahun Jamak dan Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:22 WIB

Anggota DPRD Berikan Apresiasi atas Kegiatan TP PKK dalam Peringatan HKG PKK ke-54

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:11 WIB

Pimpinan serta Anggota DPRD Barito Utara Ambil Bagian dalam Rakorwil ADKASI se-Kalimantan

Berita Terbaru