Perpres Publisher Rights Tidak Mengatur Sanksi, Begini Cara Menyelesaikan Jika Terjadi Sengketa Antara Media dan Google Cs

- Jurnalis

Sabtu, 2 Maret 2024 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong menjelaskan tentang mekanisme sengketa dalam Perpres Publisher Rights di Jakarta, Jumat (1/3/2024) (sumber: suara.com)

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong menjelaskan tentang mekanisme sengketa dalam Perpres Publisher Rights di Jakarta, Jumat (1/3/2024) (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengakui jika Peraturan Presiden Publisher Rights yang baru disahkan oleh Presiden di bulan ini tidak mengatur terkait sanksi.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong, menjelaskan jika terjadi sengketa antara perusahaan media dan platform digital seperti Google, maka hal ini akan menjadi tugas komite pengawas independen untuk menyelesaikannya.

Peraturan Presiden nomor 32 tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Untuk Jurnalisme Berkualitas atau Perpres Publisher Rights, jelasnya, memberikan wewenang terhadap komite untuk menjadi penengah dalam sengketa antara platform digital dan perusahaan pers.

“Jadi, karena Perpres ini tidak ada sanksinya maka semangat Perpres ini ialah mencari jalan keluar lewat kesepakatan,” kata Usman di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2024).

Baca Juga :  30 Tahun Sheila on 7: Rahasia di Balik Loyalitas Tanpa Batas untuk Sheilagank

Apabila sengketa tak dapat diselesaikan dengan mediasi yang dilakukan komite pengawas, perusahaan platform digital ataupun perusahaan pers dapat memproses sengketa itu menggunakan aturan lainnya yang memiliki kekuatan hukum lebih tinggi.

Ia mencontohkan beberapa regulasi yang dapat digunakan seperti Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yang bisa diajukan ke Pengadilan Niaga. Ada juga UU Nomor 30 tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian yang bisa diajukan untuk penyelesaiannya dilakukan oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

“Jadi, misalnya tidak ada kesepakatan, ya bisa di bawa ke BANI atau lewat aturan yang lebih tinggi. Tapi, mudah-mudahan hal itu tidak terjadi. Ini kami hanya siapkan exit strategy (langkah strategis)-nya,” kata Usman.

Baca Juga :  Polres Jayapura Amankan 14 Orang Terkait Kericuhan Stadion Lukas Enembe

Walau begitu, Usman menyakini kehadiran komite independen sebagai pengawas aturan Publisher Rights yang dibesut oleh Dewan Pers sebenarnya sudah cukup.

Apalagi dalam pembentukannya kolaborasi serta diskusi dengan berbagai kepentingan sudah dilakukan dengan intens sehingga diharapkan aturan ini bisa dijalankan tanpa kendala berarti.

Komite pengawas independen untuk Publisher Rights itu ditargetkan telah selesai terbentuk sebelum Agustus 2024 sesuai dengan ketentuan dari Pasal 19 agar pengawasan kerja sama platform digital dan perusahaan pers bisa optimal

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair
Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session
Live casino tables offer a surprising twist to what Aussie players expect from online gaming
GlitchSpin Casino – Quick Wins on the Go for the Mobile‑Centric Player
Aviator Game invites players into a sleek and simple world of online crash betting
Aviator Game’s clean interface invites a fresh look at casual online betting
Bareskrim Polri Amankan 321 WNA Terkait Judi Online Jaringan Internasional
Buntut Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Polres Jayapura Lakukan Penyelidikan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 09:18 WIB

PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session

Senin, 11 Mei 2026 - 08:39 WIB

Live casino tables offer a surprising twist to what Aussie players expect from online gaming

Senin, 11 Mei 2026 - 08:22 WIB

GlitchSpin Casino – Quick Wins on the Go for the Mobile‑Centric Player

Senin, 11 Mei 2026 - 08:11 WIB

Aviator Game invites players into a sleek and simple world of online crash betting

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:38 WIB

Bareskrim Polri Amankan 321 WNA Terkait Judi Online Jaringan Internasional

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:37 WIB

Buntut Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Polres Jayapura Lakukan Penyelidikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:14 WIB

Bupati Mura Minta Distribusi BBM Diawasi Ketat

Berita Terbaru